The Way Of Life
Google

Saturday, June 19, 2010

Belajar dari Praktek

Banyak teman kuliah yang memutuskan untuk keluar kuliah Teknik Informatika dan memulai bisnisnya sendiri ataupun mendapatkan pekerjaan sebelum lulus kuliah. Ada yang semester satu kemudian keluar, karena dia merasa banyak mata kuliah yang tidak ada hubungannya dengan komputer. Banyak juga teman yang belum lulus tetapi kemampuan mereka jauh di atas teman teman yang sudah lulus. Kalau boleh dibilang ketika kita sudah terjun di lapangan perkerjaan ataupun bisnis hampir sebagian besar pekerjaan diselesaikan dari pengalaman yang didapat bertahun tahun, bukan karena rajin baca buku komputer. Kemampuan yang didapat dari praktek dan masalah masalah yang timbul di lapangan. Kuliah adalah untuk menjadikan dasar berpikir, tapi untuk problem solving itu didapat dilapangan. Jadi jangan heran jika orang dengan Index Prestasi tinggi belum tentu berhasil di pekerjaan, tapi banyak pula orang dengan Index Prestasi rendah berhasil. Keberhasilan tergantung dari orang itu sendiri, bukan dari dia Kuliah di Universitas terkenal atau karena Index Prestasi tinggi. Seperti teman saya ada beberapa kasus, yang pertama kuliah tidak selesai tapi mempunyai bisnis software development yang sukses, ada juga yang sudah lulus dan mempunyai bisnis software yang tidak kalah bagusnya, ada juga yang belum lulus tapi punya kemampuan di atas rata rata mahasiswa dengan IPK tertinggi. Mereka semua belajar dari praktek dan menikmati bisnis atau pekerjaan mereka.

gambar diunduh dari sini

related links:

SIMR adalah

Praktisi SIMRS

Fleksibel

Rasa Suka terhadap bisnis

Labels: , , ,

Monday, June 14, 2010

Accident Web Service

Accident Web Service TMC Polda Metro Jaya

Pada awal tahun ini, TMC Polda Metro Jaya meluncurkan program pelayanan terpadu penanganan kecelakaan lalu lintas di Jakarta. Program ini juga didukung oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta, PT Jasa Raharja, Kick Andy Foundation yang akan membagikan kaki palsu bagi korban kecelakaan yang kehilangan kakinya.Dan Program ini juga didukung oleh lima rumah sakit rujukan yaitu antara lain RS Fatmawati (Jakarta Selatan), RS Sumber Waras (Jakarta Barat) RS UKI (Jakarta Timur), RS Koja (Jakarta Utara) dan RS Islam. Diharapkan kelima rumah sakit ini dapat mengirimkan data pasien yang mengalamai kecelakaan lalu lintas secara online dan real time ke server di POLDA yang nantinya akan diteruskan datanya ke server PT Jasa Raharja. Dengan cara seperti ini maka dapat dijamin kesamaan data dari rumah sakit, Polda, dan PT Jasa Raharja sebagai penjamin. Team IT dari TMC Polda Metro Jaya menyediakan sebuah portal web service untuk menerima data dari tiap rumah sakit rujukan. Yang artinya setiap rumah sakit rujukan yang sudah mempunyai SIMRS terintegrasi dapat memodifikasi aplikasinya untuk dapat mengirimkan data melalui internet yang akan diterima oleh server POLDA melalui web service yang tersedia. Bagi SIMRS rumah sakit yang berbasis web based bisa dengan mudah memodifikasinya, tetapi untuk SIMRS yang berbasis desktop juga tidak kalah mudah yaitu dengan menggunakan fitur SOAP pada Windows untuk mengakses web service yang ada pada server POLDA. SOAP pada Windows XP secara default masih versi 1.x, jika aplikasi anda akan dipasang di Windows Server 2003 anda minimal harus menggunakan SOAP versi 3.0 , yang bisa anda unduh disini. Tidak jarang beberapa rumah sakit masih kesulitan untuk memodifikasi aplikasi SIMRSnya untuk mengirimkan data secara real time, semoga tulisan ini dapat membantu rumah sakit rujukan lain yang belum bisa mengirimkan data. Karena dengan pengiriman data secara real time ini, proses klaim ke PT Jasa Raharja menjadi semakin mudah.


Labels: , ,

Sunday, April 25, 2010

Learning Curve

M4 Carbine

Ketika anda membeli Handphone baru, apakah anda membaca terlebih dahulu user manual atau cara pengoperasian handphone tersebut. Saya yakin hampir sebagian besar tidak, yang anda lakukan adalah trial dan error serta bertanya langsung ke penjual atau teman anda. Pembelian handphone baru berarti belajar lagi cara baru, fitur baru. Itulah sebabnya kenapa Microsoft Windows dari versi 95 sampai 7 cara pengoperasianya hampir sebagian sama, dan hal itu selain untuk mempercepat learning curve dari user, juga karena hampir sebagian besar manusia enggan untuk berpindah dari zona nyaman. Sehingga sistem operasi Linux pun mau tidak mau membuat tampilan desktopnya seperti Windows. Pergantian sistem manual ke komputerisasi juga pada awalnya akan menuai penolakan. Pergantian sistem komputer lama ke sistem komputer baru juga pasti akan mengalami penolakan.

Sama seperti bagaimana Angkatan Darat Amerika memilih senapan M-4 untuk menggantikan senapan serbu M-16. Salah satu alasan adalah M-4 merupakan adik kandung M-16, yang artinya model dan cara pengoperasiannya 90% sama. Juga dari segi suku cadang juga hampir 80% sama. Karena jika menggunakan senapan lain, salah satu hambatan adalah learning curve tentara AS akan mulai dari nol lagi. Mungkin M-4 bukan senapan yang terbaik dari beberapa pesaingnya tetapi pilihan yang terbaik.

gambar diambil dari sini

Labels: , ,

SIMRS on Cloud Computing


Jika anda belum pernah mendengar atau membaca istilah cloud computing , bisa dilihat disini. Tidak perlu terlalu jauh terlebih dahulu, yang jelas pembangungan SIMRS harus menggunakan koneksi internet. Cloud computing tanpa koneksi internet yang memadai (baca:cepat) sama juga bohong. Yang kedua SIMRS harus ( saat ini ) dibangun dengan model web based, entah itu menggunakan ASP.NET , PHP ataupun Java. Contoh aplikasi - aplikasi jenis cloud computing bisa anda lihat di Google Apps, Zoho dan masih banyak lagi. Aplikasi cloud computing sudah menyerupai desktop dengan dukungan metode AJAX. Dengan PHP pun anda bisa membangun model cloud computing,selain PHP gratis juga handal, bahkan sekarang muncul Hip Hop, yaitu PHP compiler agar aplikasi yang dibangun dengan PHP dapat berjalan lebih cepat layaknya aplikasi desktop. Salah satu keunggulan aplikasi cloud adalah bisa berjalan di platform apapun, karena berbasis web sehingga pertanyaan apa SIMRS anda bisa berjalan di Linux, jawabannya adalah BISA. Untuk kecepatan eksekusi anda bisa dibantu dengan Google Gears. Yang jelas pada prakteknya tidak semua modul SIMRS dapat dibangun dengan model web based, tetap ada program bantu berbasis desktop dengan fitur SOAP pada modul tertentu. Jika anda mendambakan sistem SIMRS yang bebas virus , cloud computing bisa menjadi jawabannya. Untuk perkembangannya apakah bisa menggantikan SIMRS berbasis client server , cloud computing masih perlu diuji oleh pasar. Untuk pemeliharaan jelas lebih mudah karena tidak perlu membeli server, spesifikasi komputer client yang dituntut juga tidak begitu tinggi karena sebagian besar proses dilakukan oleh server. Anda dapat menyewa server segede gajah tanpa harus menaruhnya di rumah sakit anda, juga tidak perlu memikirkan hard disk penuh karena database tambah besar.Salah satu hal yang berubah adalah anda harus mempercayakan data anda pada server penyedia layanan cloud computing.Yang jelas dengan koneksi internet yang memadai SIMRS berbasis cloud computing bisa menjadi salah satu pilihan yang cukup logis. Untuk database anda bisa memilih menggunakan PostGreSQL, Oracle, Ms SQL Server, MySQL Cluster dan masih banyak lagi.

gambar diambil dari sini

Labels: , ,

Saturday, April 24, 2010

Replace


Bagaimana perasaan anda, jika anda vendor software melihat software buatan anda yang dipasang di client di-replace oleh vendor lain. Sedih karena anda kehilangan satu client atau Lega karena akhirnya anda terbebas dari salah satu client yang selama ini begitu cerewet. Bagaimanamun kondisinya kedua belah pihak baik client maupun vendor sama - sama rugi baik materi maupun waktu. Client jelas rugi materi dan waktu, waktu selama ini habis untuk mengimplementasikan sistem yang tak kunjung berjalan bagus. Pihak vendor kehilangan salah satu unsur terbesar dalam dunia bisnis yaitu kepercayaan. Client tentu sudah tidak percaya lagi terhadap produk buatan vendor tersebut. Padahal pada saat awal terjadinya kerjasama tentu harus ada unsur kepercayaan. "I trus him 99%". Okay, waktu yang akan membuktikan komitment vendor tersebut dengan angka nain ti nain persen. Seperti aplikasi SIMRS yang pernah saya tulis di blog ini, tidak sembarang vendor mampu membuat aplikasi SIMRS yang bagus, jika bisa pun bagaimana dengan after sales-nya. SIMRS merupakan sebuah aplikasi yang cukup kompleks, ada banyak orang yang harus terjun dengan berbagai kemampuan yang memadai, bukan hanya dengan titel selusin tapi dengan pengalaman yang mumpuni. Itu misal hanya untuk menghandle 1 client, sekarang anda coba bayangkan vendor software untuk bank Fiserv yang mempunyai client sebanyak 16.000, tentu mereka mempunyai sistem yang sangat bagus untuk melayani client. Jika sistemnya di-replace oleh vendor lain, tentu nama besar Fiserv akan tercoreng. Jika ada client anda 'ingin bercerai' dengan anda , anda tentu harus lapang dada dan mengkoreksi kesalahan anda. Melihat client anda 'menikah' dengan vendor lain yang lebih baik, as a friend anda seharusnya bahagia melihat teman anda bahagia. As a vendor anda harus melihat service anda seperti apa terhadap client tersebut.

related links:

A Few Good Software

Nama Baik

Trust

Fiserv


gambar diambil dari sini

Labels: , , , ,

Friday, April 23, 2010

Unsur Mekanis


Salah satu kasus klasik dalam aplikasi database semisal SIMRS adalah jika database mulai besar maka transaksi akan menjadi lambat. Hal ini dipengaruhi banyak hal seperti optimisasi query pada database, kecepatan jaringan komputer, spesifikasi komputer client, kemampuan server dan masih banyak lagi. Dan satu hal yang mungkin dilupakan adalah di dalam komputer tidak semua terdiri dari komponen listrik, semisal prosesor, resistor,kapasitor, trafo dan masih banyak lagi, tetapi komponen hard disk mempunyai unsur komponen mekanis yaitu head untuk menulis pada disc dan disc itu sendiri yang berputar . Meskipun unsur mekanis ini bekerja sangat cepat untuk ukuran manusia, tetapi dengan data yang semakin banyak, dan data tersebut tersimpan secara acak di dalam disc maka diperlukan waktu jeda yang semakin lama untuk mengambil ataupun menyimpan data di dalam disc tersebut.

Sederhananya adalah salah satu trik mempercepat aplikasi database adalah meminimalisir perputaran disc dan gerakan head untuk mencari dan menyimpan data. Sebagai contoh beberapa trik Query yang di bawah ini:

  1. Hindari SELECT *, apa artinya query ini, query ini akan memanggil semua field dalam sebuah tabel, yang artinya disc akan berputar lebih lama untuk mengambil data. Beda dengan SELECT nama_field.
  2. Gunakan WHERE , hal ini sama dengan di atas agar waktu proses yang diperlukan lebih cepat karena ada kondisi atau filter di dalam query.
  3. Batasi jumlah record yang ingin ditampilkan misal dengan menggunakan SELECT TOP
  4. Pilihan jenis data dalam database, jika anda ingin menyimpan data yang hanya terdiri dari 2 kondisi, misal true false, nol satu, gunakan tipe data bit. Untuk menyimpan video misalnya, lebih baik gunakan trik untuk membuat link ke lokasi video tersebut, karena video atau image jika disimpan di database akan membuat database cepat 'gemuk' dan tentu saja menjadi tidak 'lincah'.
Mungkin masih banyak trik trik yang lain, setidaknya tulisan ini dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi rekan rekan.

gambar diambil dari sini

Labels: , ,

Tuesday, February 23, 2010

Jujur pada diri sendiri


Jika anda seorang pengusaha warung yang menjual beraneka lauk pauk. Sebelum anda menjual makanan kepada pembeli tentu anda mencicipi makanan tersebut lebih dahulu. Yang anda perlukan adalah standart rasa yang cukup dan kejujuran pada diri sendiri. Mengapa perlu jujur pada diri sendiri? Logikanya seperti ini, jika makanan yang anda masak tidak enak, apakah anda akan menjualnya kepada pembeli. Anda harus jujur tentang rasa. Jika makanan tersebut tidak enak di lidah anda, apalagi di lidah pembeli.
Begitu juga jika anda sebagai pengembang software, sebelum anda menjualnya. Tanyakan pada diri anda sendiri, apakah anda mau memakai software buatan anda sendiri. Software yang penuh bugs dan desain interface yang buruk. Jika anda sendiri tidak mau atau malas menggunakan software buatan anda, jangan dijual kepada customer. Atau disisi pelayanan purna jual, dan anda di sisi customer. Setelah membeli software, tiba - tiba muncul bugs dan proses perbaikannya cukup lama sementara bisnis anda harus berjalan terus. Atau begitu software tersebut diinstall ternyata fitur fiturnya sangat standart dan jauh dari apa yang tertulis di proposal misalnya. Maka anda tentu akan marah, dan berjanji pada diri sendiri tidak akan menggunakan jasa vendor tersebut. Yang diperlukan adalah jujur pada diri sendiri di pihak vendor, dan juga dari pihak customer. Feel It! Dan jujur pada diri sendiri, apakah software tersebut dapat membantu bisnis anda. Software yang anda beli bagus bukan karena dibuat oleh teman dekat anda, bukan pula dibuat oleh vendor ternama, bukan pula karena buatan anak anda, tetapi software tersebut bagus karena anda sudah memakainya dan merasakan dengan jujur bahwa software itu benar benar bagus.

Related links :

Lidah yang bagus

gambar diambil dari sini

Labels: , , ,

Saturday, February 13, 2010

Saling Memperbaiki


Dalam sebuah implementasi SIMRS ada sebuah hal yang dinamakan kerjasama. Yaitu kerjasama antara pihak vendor dan pihak rumah sakit. Untuk mencapai tujuan dalam kerjasama itu, satu hal yang harus dimiliki oleh masing masing pihak adalah mau mengkoreksi diri. Hal ini penting karena dalam implementasi SIMRS tidak hanya sisi aplikasi saja ( pihak vendor ) tapi juga masalah SOP dan SDM ( pihak rumah sakit ). Mengkoreksi diri artinya mampu melihat kekurangan diri sendiri dan memperbaikinya. Misal ada SDM yang tidak mau menjalankan sistem atau keluar dari prosedur maka pihak rumah sakit harus memberi sangsi kepada oknum tersebut. Dan manajemen mempunyai kekuatan penuh untuk mengerakkan SDM rumah sakit. Begitu juga dari pihak vendor jika memang kekurangan ada di sisi software, maka vendor harus lapang dada mengakuinya dan segera memperbaikinya. Tidak serta merta merasa software-nya tanpa cacat dan super canggih sehingga kesalahan selalu ada pada SDM rumah sakit atau diluar faktor software. Jika kondisi saling menyalahkan dan tidak saling mengkoreksi di masing masing pihak maka implementasi SIMRS tidak akan berjalan lancar. Semoga dengan niat saling memperbaiki diri semua bisa berjalan lancar.Amien

gambar diambil dari sini

Labels: , , , ,

A Few Good Software


Banyaknya aplikasi SIMRS yang 'gugur' di 'medan perang', menandakan bahwa membuat aplikasi SIMRS tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Entah aplikasi tersebut buatan luar negeri maupun dalam negeri banyak kasus kegagalan dalam implementasi dalam sebuah rumah sakit. Memang dalam kegagalan implementasi SIMRS tidak selalu masalah aplikasi SIMRS yang menjadi titik masalahnya. Tapi jika dari awal yang dipasang aplikasi dengan 'kualitas coding' yang kurang bagus maka dapat dipastikan implementasi SIMRS sudah gagal dari awal. Kualitas kode secara 'fisik' dapat kita lihat dari sedikitnya error atau bugs yang muncul. Dan kalaupun muncul bugs atau error harus segera dapat diperbaiki. Kecepatan perbaikan error dan bugs ini juga dipengaruhi dari desain perancangan program dan kualitas SDM yang membuat aplikasi tersebut. Kemudian kasus klasik yang paling sering terjadi adalah tidak adanya integrasi dari modul - modul yang diimplementasikan. Kemudian yang tidak kalah penting adalah fleksibilitas dari sistem aplikasi SIMRS itu sendiri. Tingkat fleksibilitas ini salah satu unsurnya adalah pemilihan bahasa pemrograman dan pengalaman dari analis sistem aplikasi tersebut. Kenapa bahasa pemrograman? Ambil contoh misal di dalam rumah sakit tersebut terdapat alat laboratorium yang akan dikoneksikan, atau koneksi dengan finger scan/ hand scan, atau dengan printer dengan merk tertentu. Jika bahasa pemrograman yang kita pilih tidak support maka proses integrasi tersebut akan terhambat. Dan satu lagi yang terpenting adalah speed, kecepatan loading dan proses aplikasi yang menjadi unsur penting. Oleh karena hal inilah pasar SIMRS hanya diisi oleh beberapa vendor yang sudah mapan.

related link:

Be Like Water

Nama Baik

gambar diambil dari sini

Labels: , , ,

Sunday, August 16, 2009

Mengapa harus Mac?

Mac Pro

Pengalaman bertandang ke salah satu perusahaan desain yang cukup besar di jogja, saya berharap menemukan banyak Mac disono. Tapi yang saya lihat adalah para desainer masih menggunakan komputer 'biasa' untuk menghasilkan desain yang luar biasa. Salah satu pelajaran yang bisa saya ambil adalah "Mengapa harus dengan Mac?", yang penting adalah ide, otak dan kemampuan. Mac hanyalah tools, manusia yang terpenting. Mengapa harus A, mengapa harus B, yang terpenting adalah hasilnya. Mengapa harus dengan SAP, dengan software buatan lokal pun tidak kalah. Yang penting adalah hasilnya bukan merknya. Jika duwit mefet kenapa harus beli router CISCO untuk rumah sakit anda, pakai PC bekas, install Mikrotik Router OS beres. Murah meriah yang penting hasilnya. Jika mau membeli susu ke supermarket terdekat, mengapa harus pakai mobil, pakai motor atau sepeda ontel pun bisa, yang penting hasilnya anda dapat membeli susu. Kecuali anda membeli susu di luar kota, nah baru pakai mobil.

gambar diambil dari sini.

Labels: , , , ,

Thursday, July 02, 2009

Tidak Lebih Baik


Cocoon MC4

Pernah menonton film Mission Impossible (1996) karya Brian De Palma, yang kemudian diikuti dengan Mission Impossible II (disutradarai oleh John Woo) dan III (disutradarai oleh JJ Abrams) . Akan tetapi film MI yang disutradarai oleh Brian De Palma mempunyai kelas tersendiri dengan alur cerita yang kuat dan adegan orisinil khas Mission Impossible. Sedangkan seri ke-II dan III dengan alur cerita klise dan lebih mengedepankan adegan action yang menurut saya standar. Harus disadari kadang sesuatu yang baru tidak selalu lebih baik, teknologi lama bisa lebih baik daripada yang baru. Teknologi transistor vaccum tube yang sudah lama ternyata masih dipakai oleh produsen amplifier kelas hi-end. Karena vaccum tube menghasilkan suara lebih jernih , detail dan mendekati suara aslinya. Versi 'orisinal' dari transistor ternyata masih lebih baik dari versi sekarang.
Dari gambaran diatas dapat juga sebagai acuan dalam pengembangan SIMRS, seberapa perlu update teknologi. Windows XP masih bisa digunakan kenapa harus update menjadi Windows 7 dan tentu dengan tuntutan spek hardware yang tinggi. Aplikasi yang dibangun dengan Visual basic 6 mengapa harus diupdate dengan VB.Net, kalau memang visual basic 6 sudah mumpuni kenapa harus update. Masalah data? Data diatur oleh database server, entah itu MySQL, SQL Server, Oracle, dan lain lain. User tidak akan mempermasalahkan, yang penting keep it simple dan bisa berjalan. Jika memang suatu saat teknologi lama sudah tidak lebih baik, baru update dengan teknologi baru. Tidak selamanya yang jadul itu jelek. Gambar di atas adalah contoh bagaimana sebuah teknologi baru ( Apple iPod Touch ) digabung dengan teknologi lama ( Vaccum Tube Amplifier ) menghasilkan suatu yang simple dan berkelas.

Gambar diambil dari sini.

Labels: , , , ,

Saturday, May 02, 2009

Setting Terbaik

User Interface Mobil Formula Satu

Pada dunia balap MotoGP maupun Formula 1, setiap pabrikan mempunyai data setting mesin terbaik untuk masing-masing sirkuit. Misal di dunia ini ada 100 sirkuit yang akan digunakan dalam balapan resmi. Maka setiap pabrikan akan mempunyai 100 settingan mesin berbeda untuk masing – masing sirkuit. Kalau dulu settingan mesin disimpan dalam catatan masing – masing mekanik. Sekarang settingan mesin tersebut sudah tersimpan dalam memori komputer, yang setiap saat bisa di-load sesuai dengan sirkuitnya. Saat ini baik balapan MotoGP dan Formula 1, tidak lepas dari peran komputer, semua serba computerize. Pada setiap balapan kondisi sirkuit akan tersimpan secara otomatis ke server masing – masing pabrikan. Data sirkuit tersebut dikirim dari sensor yang dipasang pada masing – masing motor ataupun mobil yang dipakai untuk balapan. Dan juga inputan dari pembalap, dan perlu dicatat tidak semua pembalap mampu menyampaikan atau menghasilkan inputan penting untuk mekanik, agar menghasilkan setting terbaik. Disinilah pengalaman atau jam terbang mekanik bekerja untuk menterjemahkan inputan tersebut di-combine dengan data – data komputer serta lapangan agar menghasilkan settingan yang sempurna.

Setting yang sekarang ada bukan hanya pada mesin, tapi juga pada komponen diluar mesin, misal jenis ban,kekerasan suspensi,dan pada F1 ada settingan aerodinamika untuk menghasilkan hambatan angin sekecil mungkin. Setting mesin yang akan di-load pada saat balapan tidak mengubah whole system mesin, tetapi hanya settingan terbaik untuk masing – masing sirkuit. Jika setiap balapan setiap pabrikan membuat mesin yang total berbeda, selain biayanya menjadi sangat mahal, juga tidak efisien. Oleh karena itu setiap pabrikan akan merancang mesin dengan tingkat fleksibilitas sangat tinggi untuk masing – masing sirkuit.

Pernah saya tulis sebuah komentar dalam sebuah blog mengenai SIMRS terbaik. Bahwa SIMRS terbaik, jika kita bicara masalah produk sulit untuk dicompare. Untuk membandingkan produk SIMRS terbaik, harus dijalankan pada rumah sakit yang sama, dan saya rasa itu hal yang kurang masuk akal. Mana ada sebuah rumah sakit yang mau diobok obok untuk percobaan beberapa produk SIMRS pada waktu yang bersamaan. Jika sebuah rumah sakit sudah memakai SIMRS dan bisa berjalan dengan baik, maka SIMRS tersebut merupakan produk terbaik UNTUK rumah sakit tersebut. Di tempat lain belum tentu, harus diubah setting pada produk SIMRS tersebut agar bisa berjalan di rumah sakit yang lain. Ingat produk SIMRS bukan produk ‘all size’ seperti Microsoft Office, bahkan produk ERP sekelas SAP pasti ada customize untuk tiap customer. Oleh karena itu sebuah produk SIMRS harus dibuat dengan pondasi sistem yang sefleksibel mungkin. Sehingga jika ada 300 rumah sakit di Indonesia, maka ada 300 settingan ataupun profile berbeda untuk masing – masing rumah sakit tesebut. Jika tidak maka yang terjadi adalah sebuah produk SIMRS tambal sulam. Settingan aplikasi SIMRS dihasilkan dari data survey di lapangan, lokasi pelayanan, inputan user dan masih banyak lagi. Sama seperti seorang pembalap, tidak semua user mampu menyampaikan keinginan dan ide dengan sempurna, diperlukan 'pendengar' yang baik serta berpengalaman untuk menterjemahkan inputan tersebut ke dalam aplikasi, apakah inputan tersebut berguna atau tidak untuk sistem. Yang nantinya semua inputan tersebut akan menghasilkan sebuah SIMRS terbaik untuk rumah sakit. Have Fun!

Related Links:

Smith International, kelebihan spesialis

Rumah Sakit adalah Unique

SIMRS yang Fleksibel

Terbaik dari yang Terbaik

SIMRS yang Proven

SIMRS di tangan praktisi

Kecerdasan Tempo Doeloe

Perlunya SIMRS Terintegrasi

Labels: , , ,

Saturday, March 21, 2009

Tidak Puas


Britten V-1000

Almarhum John Britten, bisa jadi nama yang asing bagi anda. Dia adalah salah satu legenda di dunia otomotif khususnya roda dua. Dia membuat motor balapnya sendiri dari nol, mendesain dari gambar, membuat fairing, membuat blok mesin, semuanya kecuali ban dan piston serta gearbox Dan uniknya lagi motor yang dia buat mendobrak desain yang sudah sangat lama dipakai oleh pabrik motor untuk membuat motor. Dia membuat desain berbeda dan bahan bahan berbeda, bahan yang dia pakai adalah serat karbon pada motornya sehingga lebih ringan. Yang pada saat itu serat karbon belum pernah diaplikasikan secara total pada pembuatan motor. Dan satu lagi konsep motornya adalah frameless artinya tanpa rangka, semua komponen semuanya menempel ke mesin, bukan rangka, sehingga menjadikan motornya lebih ringan dari motor balap lainnya. Dia dibantu rekan - rekannya akhirnya berhasil membuat motor Britten V-1000 yang pada pertama ikut lomba superbike di Daytona berhasil menjadi runner up. Sangat hebat sekali, membuat motor dari garasinya, ikut pertama kali balapan superbike dan berhasil menjadi juara 2, bersaingan dengan banyak team pabrikan dengan motor hasil riset yang mahal tentunya. Dan ketika lomba di Daytona, motor Britten berhasil melakukkan aksi mengangkat roda depan di sebelah Ducati, artinya power motor Britten jauh di atas Ducati. John Britten adalah salah satu jenius dalam dunia otomotif yang pernah ada di muka bumi ini. Karena ketidakpuasan pada desain motor yang selama ini dibuat dia akhirnya membuat motor sendiri dan berhasil. Motor Balap Britten di bumi ini hanya ada sekitar 10 biji dan itupun nongkrong di museum atau di garasi kolektor motor kelas wahid.
Pada tulisan saya sebelumnya dengan judul Database apa yang dipakai Google? Bahwa Google membuat database engine sendiri yaitu BigTable, karena Google merasa produk database server yang ada dipasar sekarang tidak mampu lagi menghandle bisnis Google. Dan kalaupun ada Google akan membayar sangat mahal untuk membeli aplikasi tersebut. Akhirnya Google membuat database engine sendiri yaitu BigTable. Dan juga Google dapat dengan bebas mengimplementasikan konsep database yang diinginkan kepada programmer-nya. Kesamaan dengan John Britten adalah rasa tidak puas dengan produk yang sekarang ada di pasaran. Sama - sama punya ide jenius tentang konsep produk yang akan dibuat. Bedanya Britten membuat dengan budget yang kecil, sedangkan Google mempunyai uang untuk meng-hire programmer - programmer terhebat untuk membuat BigTable. Jika Google tidak punya uang banyak BigTable tidak akan muncul, kalaupun muncul akan sangat lambat, sehinga kalah bersaing dengan rivalnya.
Jadi pelajaran dari John Britten, dengan produk 'dalam negeri' kita jangan kalah dengan aplikasi buatan pabrikan atau luar negeri. Kita mempunyai banyak SDM dengan otak terbaik di dunia, kalau tidak terbaik kita tentu jarang menang lomba olimpiade fisika atau matematika. Juga aplikasi SIMRS lokal belum tentu kalah dengan SIMRS luar negeri. Jika anda tidak puas, anda harus memilih jalan yang akan anda tempuh.

Ada juga pemodifikator vespa sejati dari Purwokerto, bukti bahwa mekanik indonesia tidak kalah kreatif dari John Britten. klik disini Vespa 4 tak dan Vespa 4 tak V series.

Di bawah ini salah satu artikel dari DETIK.COM, kehebatan otak putra bangsa bersaing di kancah Internasional;

ITB Terbaik dalam Lomba Perancangan Prosesor di Jepang

Bandung - Tim Ganesha ANT berhasil meraih penghargaan tertinggi (Juara I) dari Japan Society of Information and Communication, IEICE, pada lomba perancangan chip The 12th LSI Design Contest 2009 (www.lsi-contest.com).

Ganesha ANT, beranggotakan mahasiswa STEI ITB: Tyson, Aisar L. Romas, dan R. Siti Intan, berhasil menyisihkan finalis lainnya dari beberapa universitas ternama di Jepang, Korea, dan Taiwan. Pada lomba yang sama, satu tim lagi, yaitu Tim Zoiros, mendapat penghargaan dari perusahaan multinasional, Xilinx Award (Juara III).

Tim Ganesha ANT mengajukan rancangan prosesor baru yang dapat mengeksekusi proses secara paralel. Prosesor tersebut memiliki keunggulan dalam kecepatan proses dibanding prosesor yang umum dipakai sekarang. Hasil rancangan tim tersebut berupa prototipe komputer kecil yang dapat menjalankan "Game Hangman".

Para juri sangat terkesan dengan inovasi baru dalam prosesor tersebut. Hal tersebut dibuktikan dengan harapan yang disampaikan juri agar prosesor tersebut dapat diterapkan di Industri IT. Prosesor hasil rancangan pada lomba tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja perangkat elektronika seperti komputer, PDA, smart phone dan lain sebagainya secara signifikan. Teknologi prosesor sendiri saat ini biasanya dikuasai oleh industri-industri hi-tech seperti Intel, Sun Microsystems, dan IBM.

Tim Zoiros yang membuat rancangan prosesor dengan kecepatan mencapai 1 GHz berhasil menunjukkan keunggulan rancangan mereka dari peserta lainnya. Prototipe komputer Tim Zoiros yang beranggotakan mahasiswa STEI ITB: Randy Hari Widialaksono, Ahmad Fajar Firdaus, dan Iman Prayudi juga dapat memperagakan kemampuan prosesor dalam menjalankan "Video Game Sokoban".

Satu hal yang juga perlu dibanggakan dari hasil ini adalah bahwa Tim Ganesha ANT dan Tim Zoiros yang semua anggotanya merupakan mahasiswa program sarjana (S1) STEI ITB berhasil mengalahkan sebagian besar tim mahasiswa magister (S2) dari universitas terbaik di Jepang. Salah satu di antaranya yaitu tim beranggotakan mahasiswa program magister dari Tokyo Institute of Technology yang mendapat penghargaan LSI of The Year for Student (Juara II).

Prestasi ITB tahun ini juga merupakan pengulangan prestasi tahun sebelumnya yang diraih oleh Tim Garuda Parahyangan (Juara I) dan Tim Crew (Juara II) tahun 2008 lalu.

Kesuksesan Tim Ganesha ANT dan Tim Zoiros di ajang kompetisi LSI Design ini tidak terlepas dari dukungan fasilitas dan rekan-rekan di Laboratorium IC Design Microelectronic Centre, Insitut Teknologi Bandung. Sebagian besar fasilitas perancangan seperti workstation dan board prototype telah tersedia dan siap digunakan. Fasilitas Laboratorium IC Design ini mungkin merupakan fasilitas IC design yang paling modern yang ada di Indonesia. Kedua tim dipersiapkan selama 6 bulan melalui kuliah perancangan chip di Kelompok Keahlian Elektronika STEI ITB oleh Dr. Trio Adiono yang juga merupakan Kepala Laboratorium IC Design ITB.

Lomba ini merupakan lomba tahunan bertaraf internasional yang diadakan di kota resort paling terkenal di Jepang, yaitu Okinawa. Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan minat para mahasiswa tingkat sarjana maupun magister dalam dunia perancangan IC sekaligus mendorong pengembangan Okinawa sebagai bagian dari Silicon Belt (Tokyo-Osaka-Kyushu-Taiwan-Korea-Cina-India).

Para juri pada lomba ini berasal dari akademisi dan perusahaan-perusahaan terkenal di dunia elektronika internasional.

Dukungan finansial dari universitas maupun industri juga patut diperhitungkan sebagai faktor pendukung kesusksesan Tim Ganesha ANT dan Tim Zoiros. Kesediaan Cisco System Indonesia, Alumni Elektro ITB '75 dan '73, ITB, Ikatan Alumni ITB, dan PT. Tricada Intronik untuk menyokong dana keberangkatan memberi angin segar bagi kedua tim untuk berangkat ke Okinawa.

Akhir kata, prestasi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kompetensi yang tidak kalah dengan negara industri lainnya, khususnya dalam industri microchip dan IT. Hal ini juga sekaligus menunjukan kesiapan ITB sebagai institusi pendidikan bertaraf internasional.

Tyson
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
Institut Teknologi Bandung, Indonesia(gst/gst)

Labels: , , ,

Wednesday, February 11, 2009

The Italian Job

Leonardo Da Vinci

Untuk masalah desain kendaraan bermotor, orang Italia memang tiada duanya. Mungkin karena di Italia banyak seniman besar lahir, seperti Leonardo Da Vinci, yang mempunyai kemampuan desain di atas rata - rata pada jamannya. Pada awal peluncuran sepeda motor Ducati 916 yang menjadi juara dunia Superbike 1994, sejak saat itu banyak pabrikan motor jepang meluncurkan berbagai jenis motornya untuk bersaing dengan Ducati 916. Tetapi untuk masalah bentuk sampai saat ini Ducati 916 masih terlihat bagus. Ducati 916 merupakan salah satu World Greatest Motocycle. Itulah kelebihan orang Italia dalam mendesain kendaraan bermotor, selain rasa seninya tinggi, juga motor di desain untuk tidak ketinggalan jaman bentuknya. Bisa dilihat pada gambar di bawah ini, rival - rival dari Ducati 916 yaitu Kawasaki ZX-7R, Honda RC 45, Suzuki GSX 750. Motor - motor Jepang terlihat kedodoran, jika dilihat pada jaman sekarang. Bentuknya gendut - gendut dan kurang cantik serta kurang elegan. Sedangkan Ducati 916 masih menyiratkan kecantikan di masa mudanya, dan masih terlihat awet muda sampai sekarang.

Ducati 916 Senna

Kawasaki ZX-7R

Honda RC 45

Suzuki GSX 750

Dalam dunia desain perangkat komputer, Apple merupakan trendsetter desain model komputernya bisa dijadikan collection item para computer mania. Bukan karena aplikasinya saja, juga karena modelnya yang unik. Mungkin untuk mendesain model - model lengendaris para desainer harus memeras otak kiri dan kanannya agar menghasilkan desain yang elegan.
Untuk desain aplikasi komputer semisal SIMRS juga harus didesain dengan elegan, meskipun dimakan jaman tetapi akan terus bisa melekat di hati user, karena kemudahan, kecepatan, akurasi, daya tahan dari aplikasi SIMRS itu sendiri. SIMRS dengan model mutakhir tapi dalam waktu 1 tahun performanya sudah menurun, susah digunakan, menggunakan menu model tombol - tombol seperti buatan anak kuliah yang lagi lucu - lucunya, sehingga ketika ditambah menu baru tombol - tombol tersebut harus digeser lagi posisi-nya sehingga menjadikan kurang indah dipandang. Itulah mengapa Microsoft word masih menggunakan pulldown menu, karena masalah fleksibilitas. Dan terlihat produk tersebut lebih 'dewasa' bukan seperti produk 'anak-anak'.

Ducati 916

Labels: , , ,

Tuesday, February 10, 2009

The Best Moment

Pernahkah anda mengalami, ketika sedang berjalan - jalan ke kota tiba-tiba bertemu seorang teman lama. Kemudian bersama teman lama anda tersebut secara kebetulan anda bertemu juga dengan rekan - rekan yang lain. Akhirnya anda dan rekan - rekan anda mempunyai ide untuk pergi ke sungai untuk memancing, sambil bercerita tentang kenangan lama anda bersama rekan - rekan, ternyata anda juga mendapat ikan yang cukup banyak pada hari itu.
Nah dari pengalaman tadi, besoknya anda berencana untuk mengadakan acara mancing bersama lagi, setelah sepakat akhirnya dipilih hari Minggu untuk memancing. Tapi pada hari H ternyata hanya 2 orang saja teman saja yang datang, topik pembicaraan jadi garing, trus tidak mendapat ikan pula. Atau berbagai pengalaman anda yang pada saat itu segala sesuatunya begitu 'sempurna', tapi anda tidak bisa mengulangi lagi moment tersebut. Salah satu contoh bahwa the best moment cannot repeat, hanya bisa terjadi satu kali saja. Kesempatan emas hanya datang satu kali, selanjutnya yang ada adalah kesempatan 'perak', atau kesempatan emas tetapi untuk hal yang lain.
Sering saya katakan kepada orang - orang rumah sakit, bahwa kesempatan untuk mendapatkan seorang direktur yang berpikiran maju, inftrastruktur yang bagus, SIMRS yang bagus, orang - orang rumah sakit yang mau bekerja dengan giat sangat jarang terjadi, kalo boleh dikatakan rumah sakit tersebut sangat beruntung mendapatkan moment tersebut. Jika tidak dimanfaatkan dengan baik, kesempatan tersebut mungkin tidak akan pernah terulang lagi. So manfaatkan waktu dan kesempatan anda sebaik - baiknya. Penyesalan hanya ada di belakang, tidak pernah di depan. Anda harus dapat merasakan kesempatan itu.

Labels: , , ,

Terbaik dari yang terbaik

Ducati GP 9

Jika kita lihat spesifikasi salah satu motor di GP yaitu Ducati GP 9 yang akan bertanding di tahun 2009. Motor ini terdiri dari banyak komponen buatan pihak ketiga, yang dianggap oleh pihak Ducati sebagai yang terbaik dan cocok untuk motornya. Pertama kita lihat dari komputer pengatur pengapian dari Magneti Marelli yang juga menyuplai sistemnya untuk pengapian Ferrari di F1. Kemudian sistem pelumasan Shell V-Power dari Shell, pengapian juga jadi satu modul dengan Magneti Marelli, suspensi dari Ohlins, untuk pengereman diambil dari Brembo depan dan belakang, kemudian ban Bridgestone. Untuk sasis bikinan Ducati sendiri yang terbuat dari serat karbon yang terkenal ringan, kuat. Sebelumnya Ducati memakai sasis klasik yaitu tubular. Terlihat dari spesifikasi di atas untuk produsen motor dunia sekelas Ducati, mempercayakan komponen motornya dari produsen terbaik. Produsen komponen yang memang fokus memproduksi komponen khusus, dengan team R & D yang khusus juga. Akhirnya menghasilkan komponen terbaik, Ducati bisa saja membuat komputer pengatur pengapian, tapi apakah bisa menyaingi Magneti Marelli. Yang akhirnya malah bisa menjadikan Ducati tidak fokus meriset motornya, akhirnya motornya ketinggalan teknologi dari motor Jepang lainnya.

Sebuah rumah sakit seharusnya dibangun oleh 'komponen' terbaik, pembangunan gedung dari delevoper terbaik, pembangunan jaringan listrik dari bahan dan vendor terbaik, pemasangan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit ( SIMRS ) dari vendor SIMRS terbaik. Rumah sakit sebagai pihak 'pabrikan' harus bisa mengambil 'bahan' terbaik dari yang terbaik, dan meng-combine, sehingga menjadi rumah sakit yang sempurna. Membangun 'mesin' rumah sakit yang terdiri dari SDM rumah sakit menjadi 'mesin' yang hebat. Cari, lihat, pilih dan kombinasikan yang terbaik untuk menjadi yang terbaik.

Labels: , , ,

Thursday, January 29, 2009

SIMRS adalah...


Jika kita bertanya kepada Mike Tyson, bagaimana cara menjatuhkan lawan dengan cepat. Mike Tyson bisa saja menjawab, "Kejar lawanmu dan tetap waspada, kasih jap sedikit ketika double covernya terbuka sedikit pukul dia secepat dan sekuat mungkin ke dagu bawahnya..BANG!! pasti dia KO!"
Lalu kita bertanya lagi ,"Son (mike tyson maksudnya) , bagaimana kalo dia seorang petinju yang lincah dan mempunyai pukulan yang sangat cepat dan kuat?
Lalu dia menjawab, " Ah sudahlah, jangan banyak omong, bawa petinju hebat itu untuk melawanku, aku pasti dapat meng-KO-nya kurang dari satu ronde!"

Seorang praktisi kadang tidak tahu bagaimana menerangkan sebuah proses, karena proses itu sendiri sudah embedded atau menyatu dengan dirinya. Kita bertanya kepada seorang pengusaha yang sukses, tentang bagaimana dia menghadapi badai krisis moneter, dia menjawab "Feeling aja, apa yang saja hadapi di depan akan saya cari solusinya, yang penting bagaimana usaha saya sukses dan bisa bertahan". Feeling diperoleh dari praktek bukan dari buku. Mike Tyson belajar tinju dengan praktik latihan tinju berulang - ulang, bertanding dengan banyak musuh, sehingga menghasilkan feeling.

Kita bertanya kepada Mahasiswa, bagaimana membuat SIMRS yang baik? Dia menjawab SIMRS yang baik adalah...bla bla..

Kita bertanya kepada Dosen, bagaimana implementasi SIMRS yang bagus? Dia menjawab SIMRS yang bagus harus didukung ini, itu dan sebagainya..

Kita bertanya kepada Profesor, bagaimana menilai SIMRS itu bagus atau tidak? Dia menjawab, caranya adalah..bla bla ba bi bu..

Di kampus kita belajar teori, di lapangan kita belajar praktek.

Tetapi kalo kita bertanya kepada pratiksi SIMRS, bisa saja dia menjawab "Begini saja boss, mana rumah sakit yang perlu SIMRS, saya akan bantu! Saya tidak biasa berteori, saya tidak ada waktu, yang penting bagi saya adalah bagaimana mengimplementasikan SIMRS dengan cepat, segala kebutuhan informasi rumah sakit terpenuhi".

"Knowing is nothing, Applying what you know is everything".
Bruce Lee

related links:

Profesor VS Praktisi

Smith International, kelebihan spesialis

SIMRS, dibalik sukses sebuah Rumah Sakit

SIMRS yang Fleksibel

Terbaik dari yang Terbaik

SIMRS di tangan praktisi

Kecerdasan Tempo Doeloe

Perlunya SIMRS Terintegrasi

Desain SIMRS yang Elegan

SIMRS ( simple is perfect ) part I
& part II

Pengalaman di lapangan menjadikan SIMRS yang dibangun lebih baik

SIMRS yang mudah digunakan

Pendekatan berbeda para vendor SIMRS

Pemeliharaan SIMRS

Orang - orang dibalik kesuksesan Implementasi SIMRS

SIMRS ( Man behind The Gun )

Kepercayaan menggunakan aplikasi SIMRS

Filosofi dibalik pembangunan aplikasi SIMRS

Waktu untuk keluarga lebih banyak karena SIMRS

Jarang SIMRS yang bagus

SIMRS Web Based atau Desktop Based

SIMRS on Cloud Computing


*) picture from : http://www.sportcartoons.co.uk/

Labels: , , , ,

Sunday, December 07, 2008

Smit International

Pada tanggal 9 Februari 2001, sebuah kapal latih Jepang bernama Ehime Maru tenggelam karena bertabrakan dengan kapal selam milik angkatan laut Amerika yaitu USS Greeneville ketika sedang melakukan manuver emergency surfaced di bagian selatan pantai Oahu, Hawaii, Amerika Serikat. Kapal latih nelayan itu tenggelam berserta seluruh awaknya, pemerintah Jepang menuntut pemerintah Amerika untuk menemukan seluruh awak yang tenggelam dan kapal yang tenggelam tersebut harus diangkat naik ke permukaan. Akhirnya pemerintah Amerika mengontrak perusahaan yang ahli dalam penyelamatan di laut yaitu Smit International dari Belanda. Perusahaan ini mempunyai keahlian khusus untuk penyelamatan di laut, portofolio-nya antara lain kasus tenggelamnya kapal selam Rusia Kursk,kapal tanker Prestige dan masih banyak lagi kasus penyelamatan di laut yang dikerjaan oleh Smit International.

Smit International adalah pilihan final bagi negara - negara di dunia karena mereka ahli di bidangnya dan juga karena reputasinya. Tentu saja dengan reputasi yang tidak main - main dan dibangun dalam waktu yang cukup lama. Mungkin ada banyak perusahaan seperti Smit International, akan tetapi mereka tidak fokus dan ahli. Perusahaan aplikasi yang ahli membangun SIMRS hasilnya akan berbeda dengan perusahaan yang tidak fokus pada bidang rumah sakit. Micros Fidelio merupakan perusahaan aplikasi yang fokus pada Sistem Informasi HOTEL. Hotel - hotel berbintang hampir sebagian besar memakai aplikasi Micros Fidelio. Pengalaman bertahun - tahun membuat Micros ahli di bidangnya. Pilihan ada pada anda sekalian, mau menjadi menjadi 'dokter umum' atau 'dokter spesialis'.

Taklift 7 - Smit International

Labels: , , , ,

Saturday, December 06, 2008

Fleksibel

Sebagai tank terhebat di masanya, atau kalo boleh dibilang tank terhebat sepanjang masa. Tank Soviet T-34 mempunyai suatu hal yang spesial selain dari desain bentuk yang terbaik pada masanya. Yaitu suspensinya yang berbeda dengan tank lain di masanya. tank T-34 mengadopsi suspensi Chistie, yang ditemukan oleh Walter Chistrie. Setiap roda pada tank T-34 mempunyai suspensi sendiri yang bekerja secara independen dan fleksibel terhadap kontur permukaan tanah, sehingga awak tank menjadi nyaman tidak terguncang hebat di dalam ketika melalui medan perang yang berat. Sedangkan tank lain pada saat itu memakai suspensi konvensional pada seluruh rodanya, sehingga tingkat kenyamanan sangat minim. Kenyamanan ini juga berpengaruh terhadap kondisi psikologis awak tank, yang pada saat itu semuanya masih serba 'manual', sehingga dalam hal membidik sasaran pun, kondisi mental tentara akan mempengaruhi akurasi tembakan tank. Selain itu suspensi yang bagus juga akan menentukan top speed tank dan memungkinkan tank menembak secara akurat sembari berjalan. Beda dengan sekarang, semua serba computerized, sehingga akurasi tembakan bisa akurat, asal di layar komputer sudah 'lampu hijau', shoot!! pasti kena.
Tingkat kenyamanan sebuah sistem informasi juga berpengaruh terhadap kondisi psikologis user, tampilan yang rumit, cara pemakaian program yang ribet juga membuat tingkat stress menjadi tinggi. Sistem yang tidak fleksibel, tidak bisa customize terhadap sistem yang ada, terlalu kaku bahwa sistem yang dibawa adalah yang paling bagus dan benar. Akhirnya tidak bisa dijalankan di lapangan. Customizing inilah yang membuat suatu program aplikasi menjadi fleksibel dan bisa di pakai di 'medan perang'.
Top 10 Best Tank


Labels: , , , ,

Thursday, October 23, 2008

SIMRS

SIMRS adalah kata kunci yang lumayan banyak diperebutkan pada pencarian melalui google. Kata kunci tersebut banyak diperebutkan oleh vendor – vendor software pengembang SIMRS ( Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit ) di Indonesia. Dengan menjadi nomor satu di google dari hasil pencarian dengan keyword “SIMRS”, maka akan banyak calon client yang masuk ke website mereka. Setelah cukup lama blog ini menjadi nomor satu di google (saya memerlukan sekitar 2 tahun mengoprek blog saya untuk menjadi nomor satu dan bertahan cukup lama di google ) , maka saya memutuskan untuk “menurunkan” blog ini menjadi hanya top ten saja, yaitu dengan mengganti judul blog menjadi The Way Of Life. Dengan begitu saya lebih bebas berekspresi untuk menulis apapun di blog saya, ada terapi kesehatan, jamu ayam, dan berbagai tips serta banyak lagi.
Ada banyak pihak ingin mengatrol dengan cepat website mereka untuk menjadi nomor satu di google. Misalnya dengan SEO, nama domain, judul website, konten. Tetapi menjadi nomor satu hanya satu hari tidaklah efektif, jadilah nomor satu dalam jangka waktu cukup lama. Caranya yaitu dengan original content, update scheduling, SEO, back link, yang jelas maintaince website anda sehingga selalu up to date, jika tidak maka dijamin google akan menurunkan anda ke peringkat buncit, sehingga website anda akan masuk ke google sand box. Judul artikel yang unik juga dapat menaikan peringkat website anda secara cepat di google, ya cepat tetapi belum tentu tahan lama, see PCMAV. So silakan menjadi nomor satu di google dengan keyword SIMRS.

Labels: , ,