The Way Of Life
Google

Tuesday, December 17, 2019

Review Ringan Redmi Airdots

Redmi Airdots


Kali ini saya akan me-review ringan sebuah perangkat TWS ( True Wireless Stereo) yang cukup populer saat ini yaitu Redmi Airdots. Redmi Airdots dikeluarkan oleh pabrikan Xiaomi. Redmi Airdots ini pada saat tulisan ini ditulis dijual dengan harga sekitar 200 ribuan.

Apa yang anda dapat?

Paket Pembelian Redmi Airdots

Dengan merogoh kocek sekitar 200 ribuan, dari paket pembelian Redmi Airdots anda akan mendapat 1 charging case Redmi Airdots berisi sepasang wireless earphone, kemudian 1 paket eartip ( S, M (terpasang), L) dan 1 buku manual berbahasa mandarin. Anda tidak mendapat kabel usb dan kepala charge di paket pembelian ini.

Build Quality dan Desain

Untuk build quality , TWS dengan harga yang murah (terjangkau) yaitu 200 ribuan, Redmi Airdots cukup bagus dan rapi. Juga desain-nya simple sehingga tidak terkesan murahan. Bahkan desainnya bagi saya lebih bagus dari pada Airpod sekalipun, Airpod seperti Earpod yang dipotong kabelnya, bukan sebuah produk yang dari awal "dilahirkan" sebagai True Wireless Strero.
Untuk desain memang Airdots didesain untuk tidak terlalu mencolok, dia didesain hanya sebagai sebuah "titik hitam" di telinga kita. Jadi ketika kita pakai di keramaian pun tidak akan terlalu mencolok. Ini berbeda dengan Airpod dengan warna putih dan "buntut"-nya, ketika kita pakai orang akan "tercolok" matanya dan langsung mengenali bahwa itu Airpod atau bisa juga TWS yang mirip Airpod. Untuk desain kali ini saya angkat topi ke Redmi Airdots untuk menjadi "diri sendiri" dibanding mencontek desain dari Apple Airpods. Untuk anda yang aliran low profile, TWS ini sangat cocok.

Charging case-nya juga sudah sistem magnetik sehingga gampang sekali buka tutup-nya. Hanya sering kali ketika saya akan mengambil earphone pada charging case agak sulit dan sering meleset, hal ini dikarenakan jarak antara tempat dudukan earphone dan pangkal tutup charging case sempit.

Jarak yang sempit dan permukaan Airdots yang kurang tinggi ketika masuk di lubang charging case, menyebabkan Airdots sulit diambil dari charging case.

Ketika dipasang pada lubang telinga karena bentuknya kecil tidak kelihatan terlalu mencolok dan lebih nyaman. Hanya pengalaman saya, karena lubang telinga saya kecil,saya ganti eartip-nya dengan ukuran S ( paling kecil ) agar pas, yang terpasang awal ukuran M (sedang). Kemudian anda perlu menyesuaikan posisi earphone agar enak dipakai. Setelah saya putar putar paling pas di saya posisi seperti gambar di bawah ini. 

Kemudian Redmi Airdots ini masih menggunakan tombol fisik , bukan sensor sentuh. Kelebihan-nya  adalah kemungkinan anda “salah pencet” bisa diminimalisir dibanding TWS dengan sensor sentuh yang sensitif. Dengan tombol fisik ini, menjadikan Redmi Airdots cocok bagi anda yang sering naik motor sehingga gesekan dengan bagian dalam helm tidak akan berefek, lain halnya jika menggunakan sensor sentuh.

Proses Charging

A.Earphone dan charging case proses charging
B. Earphone charging, charging case full
C. Earphone full, charging case proses charging

Untuk awal pemakaian, baiknya anda perlu charge dahulu sampai full, indikator full charge yaitu sampai lampu led indikator yang  berwarna merah mati, baik di charging case dan earphone-nya.  Jadi ketika batere di charging case belum full maka indikator LED di charging case akan menyala merah ketika di-charge, jika sudah full lampu indikator akan mati. Begitu juga pada sepasang earphone, prosesnya sama, ketika di-charge lampu LED nyala merah, ketika full mati. Baterai pada masing masing earphone Redmi Airdots berkapasitas 40 mAh, kemudian pada case box-nya 300 mAh. Klaim dari pabrikan earphone bisa bertahan sekitar 4-5 jam setelah full charge. Saya sendiri belum pernah mencoba sampai habis, hanya jika anda membawa charging case -nya tidak perlu khawatir kehabisan baterai karena bisa untuk menge-charge earphone sekitar 3 kali charge.

Konektifitas

Untuk koneksinya sendiri Redmi Airdots sudah menggunakan teknologi Bluetooth Ver 5.0, saya mencoba mengkoneksikan dengan iPhone ( iOS ) dan Samsung S7 Edge ( Android ) tidak ada kesulitan berarti.

Redmi Airdots Pairing

Hanya perlu DIPERHATIKAN DISINI, anda cukup mengkoneksikan earphone yang bagian kanan ( R ) saja ke smartphone tidak perlu kedua-nya. Karena earphone sebelah kiri  ( L ) otomatis tersambung (pairing) ketika earphone sebelah kanan ( R ) sudah berhasil pairing ( terkoneksi ) dengan smartphone tujuan. Ketika pairing maka LED indikator akan berwarna putih dan berkedip kedip. Pengalaman saya, jika jarak smartphone sekitar 4-5 meteran dari Redmi Airdots, suara yang diterima kadang hilang seperti hilang sinyal.

Kualitas Suara

Untuk kualitas suara jika kita gunakan untuk menelepon suaranya cukup jelas dan jernih.  Sedangkan jika untuk mendengar musik, maka itu tergantung jenis musik yang anda dengarkan. Jika anda seorang penikmat musik akustik dan lebih cenderung penyuka vokal dan nada mid maka Redmi Airdots masih cocok, tetapi jika anda seorang bass head alias penyuka bass maka Redmi Airdots kurang cocok. Bukan karena tidak bass-nya, akan tetapi bass-nya kurang nendang. Untuk mendengarkan film dan youtube dari smartphone juga sudah cukup baik. Yang jelas untuk TWS seharga 200 ribuan, kualias suara-nya sudah cukup OK.

Apple Airpods

Jika dibandingkan Earpods Original milik saya yang sudah bulukan, kualitasnya masih lebih baik Earpods untuk mendengarkan musik. Tetapi jika anda seorang yang ingin beralih ( mencoba ) ke TWS dengan harga  yang terjangkau dengan kualitas  yang baik maka Redmi Airdots merupakan pilihan yang tepat.



Cara mengkoneksikan Redmi Airdots ke Laptop  / PC

Redmi Airdots juga bisa dihubungkan ke Laptop atau PC anda selama ada fitur bluetooth pada Laptop atau PC anda. Caranya cukup mudah yaitu nyalakan perangkat bluetooth pada Laptop anda, kemudian ambil Redmi Airdots yang sebelah kanan ( R ) dari case, lalu pada menu laptop pilih menu Add Bluetooth or other device, lalu Pilih Redmi Airdots_R. Lalu ambil Redmi Airdots yang sebelah kiri dari case. Maka anda bisa mendengarkan musik ataupun film di Laptop melalui Redmi Airdots. Selamat mencoba. Saya menggunakan Sistem Operasi Windows 10.



Redmi Airdots Palsu

Dengan laris manisnya perangkat ini, ada banyak pabrikan yang membuat versi palsu-nya. Berikut beberapa ciri ciri Redmi Airdots asli agar anda bisa membedakan versi palsunya.

  1. Kemasan, kemasan Redmi Airdots terdapat pola titik titik bulat biru yang mempunyai pola bergelombang, pada versi palsunya pola bergelombang ini tidak ada.
  2. Pada  bagian bawah charging case terdapat tulisan yang disablon, pada Redmi Airdots asli, sablon-nya halus dan tidak timbul ketika diraba.
  3. Engsel pada charging case Redmi Airdtos asli tidak ada celah ( tipis ), pada versi palsunya celahnya besar.
  4. Tulisan L(Left) dan R (Right) pada masing masing Earphone Redmi Airdots asli tercetak halus ketika diraba, pada versi palsu tercetak kasar ( timbul ).
  5. Harga, harga Redmi Airdots asli cenderung lebih mahal daripada versi palsunya. Hanya ini sulit jadi acuan karena harga sangat mudah dirubah.
  6. Tulisan di atas charging case untuk versi global tercetak Redmi, jika versi domestik china tercetak Mi, jadi tulisan merk ini tidak bisa dijadikan acuan palsu atau asli. Memang terkadang versi palsu-nya tercetak Mi.
  7. OEM ( Original Equipment Manufacturer ), ada juga Redmi Airdots versi OEM dengan harga lebih murah, versi OEM bukan termasuk dalam kategori Redmi Airdots palsu tetapi lebih ke Redmi Airdots KW. Dari banyak komentar di lapak online penjual versi OEM, versi ini mempunyai kualitas kurang bagus, saran saya pribadi, lebih baik cari versi ORI-nya saja.


Kemasan asli mempunyai pola titik titik biru bergelombang


Tulisan sablon halus



Engsel Redmi Airdots rapat

Tulisan R dan L pada earphone halus ketika diraba

Pada tutup charging case untuk versi global berlogo Redmi, sedangkan domestik Mi, Airdots asli bahan plastiknya lebih gelap



Demikian review ringan dari saya, semoga bermanfaat untuk rekan rekan.

Labels: , ,

Friday, May 17, 2019

Kabel Pilihan untuk Jack Audio Cannon XLR

Jack Cannon XLR

1 Bulan yang lalu, kami diminta oleh perusahaan untuk menyambungkan beberapa peralatan audio menggunakan Jack Cannon / Canon XLR. Jack Cannon XLR biasanya banyak digunakan mixer modern ke Power atau ke Mic. Jack ini berisi 3 jalur, oleh karena itu memerlukan kabel isi 3. Kabel Audio isi 3 seperti ini, jarang sekali yang menjual dalam  bentuk roll. Meskipun anda membeli di toko music sekalipun biasanya dalam bentuk yang sudah jadi ( paket ) dengan panjang tertentu. 

Kabel NYYHY 3 x 1.5 mm2 Supreme

Setelah mencari cukup lama, akhirnya kami menjatuhkan pilihan pada kabel NYYHY 3 x 1.5mm merk Supreme.Kami pilih yang model isi serabut sehingga mudah untuk digulung alias tidak kaku. Kami awalnya agak ragu, karena dengan kabel cukup panjang yaitu 150 meter ( 3 roll @ 50 meter ) ada kemungkinan noise, karena kami menghubungkan peralatan audio  yang cukup sensitif. Akhirnya setelah kami pasang ternyata lancar dan tidak ada noise


Kabel ini karena fisiknya besar malah menjadi keuntungan ketika dihubungkan ke jack Canon XLR, menjadi nge-press sehingga lebih tahan kita terkena air, karena rapat. Yang penting anda harus rapi cara menyoldernya.

Semoga bermanfaat bagi anda yang bermain perlatan Audio.

Labels: , , ,

Sunday, July 29, 2018

Review Pemotong Rumput Black & Decker GL 260-B1

GL260-B1 sebelum dirakit

Kali ini saya akan mencoba review ringan mesin pemotong rumput listrik Black & Decker GL 260-B1. Mesin pemotong rumput listrik ini menggunakan senar sebagai alat pemotongnya. Sebelumnya saya mencoba mencari mesin pemotong rumput listrik yang murah akhirnya sama menemukan alat ini seharga 350 rb ( harga promo ). Memang saya sudah lama menginginkan mesin pemotong rumput listrik untuk merapikan taman di rumah yang saya tanami rumput jepang. Rumput jepang ini perlu pemotongan berkala agar selalu rapi dan subur.
Grass Shear Carbon Steel Blade - Made In Japan
Kelebihan memotong rumput dengan gunting rumput manual adalah..

Sampahnya gampang dikumpulkan dengan tangan

Awalnya saya membeli gunting rumput manual, akan tetapi ketika digunakan cukup melelahkan sehingga perlu bertahap untuk memotong semua rumput di taman saya, tidak bisa satu hari selesai.

Mesin potong rumput listrik GL 260-B1 ini mempunyai bentuk yang praktis dan memang dibanding seri yang sebelumnya, seri ini merupakan versi lite sehingga hampir semua bagiannya terbuat dari plastik. Tetapi hal ini bagi saya tidak menjadi masalah, meskipun berbahan plastik, alat ini lumayan kokoh dan tentu saja ringan.

Bisa dioperasikan dengan 1 tangan, baiknya pakai 2 tangan dengan handle bantuan yang tersedia

Kemudian konsumsi listriknya 250 W, lebih kecil dibanding seri sebelumnya, tapi mempunyai kecepatan lebih tinggi yaitu 11.500 rpm ( rotation per minute ) dibanding kakaknya yaitu seri GL 4525 hanya 7.300 rpm dengan dinamo 450 W, hanya memang seri GL 4525 ada pelindung kawat di depan sehingga mesin tidak akan mentok ke tembok ketika memotong rumput di pojokan serta panjang gagang yang bisa diatur.

Seri GL4525 ada pelindung kawat di depan

Awalnya saya agak sangsi dengan kemampuan mesin memotong rumput, soalnya hanya bermodal senar. Tetapi ketika saya coba ternyata hasilnya memuaskan. Memang target saya hanya untuk memotong rumput yang kategori lunak, sehingga saya memilih membeli mesin potong rumput yang kategori "lite". Untuk rumput kelas berat, saya sarankan untuk membeli yang model blade ( pisau ) dan tentu harganya jaul lebih mahal.

Hasil pemotongan

Kemudian saran saya ketika anda membeli alat ini, pastikan juga anda membeli kabel roll, karena kabel yang tersedia hanya 2.8 meter, kemudian alat - alat pendukung lainnya yaitu sapu lidi dan pengki jangan lupa. Karena ketika menggunakan mesin ini sampah yang dihasilkan lebih lembut (kecil) karena tercacah dibanding anda memotong rumput secara manual yang cenderung sampahnya lebih besar dan mudah dibersihkan.

Senar pemotong

Untuk refill senar saya belum bisa berkomentar karena saya belum pernah menggantinya, kalau dari jenis senar anda bisa mengganti senar dengan diameter yang sama di toko pancing atau bisa juga membeli senar refill after market yang sesuai.



Labels: , ,

Sunday, June 03, 2018

Review TopRon pembersih porselen buatan lokal

TopRon, pembersih keramik buatan lokal

Kali ini saya akan memberikan review singkat atau lebih tepatnya testimoni, untuk produk pembersih keramik / porselen kamar mandi buatan lokal yaitu TopRon.
Awal mula saya membeli TopRon karena tetangga memakainya untuk membersihkan keramik kamar mandi yang menguning karena air tanah dari sumur bor di perumahan kami mengandung zat besi yang cukup banyak, seperti yang sudah pernah saya tulis di artikel sebelumya di blog ini

Sebenarnya tetangga saya tidak menunjukan merk obat pembersih tersebut, dia hanya menunjukkan bahwa dia membeli obat permbersih di toko dekat perumahan ketika kami sedang melintas di depan toko tersebut. Dia mengatakan produknya bagus. 
Akhirnya kemarin saya menyambangi toko tersebut dan ternyata obat pembersih tersebut adalah TopRon buatan lokal yaitu CV. Sahid Lawu Abadi - Tangerang. Lalu obat itu langsung saya coba untuk membersihkan kamar mandi saya yang keramiknya sudah menguning karena terkena air dari sumur bor. Kesan pertama terhadap obat ini adalah obat ini baunya tidak keras dibanding merk pembersih porselen seperti Vixal. Kemudian mendapat bonus kuas kecil pada paket pembeliannya yang tentu saja berguna untuk mengoles cairan obat pada keramik yang posisinya vertikal. Lalu obat ini tidak keras ketika terkena permukaan kulit atau telapak tangan, kalau untuk khasiat saya rasa sama dengan Vixal. Kemudian pada noda yang membandel saya mengulang dua kali agar nodanya benar benar hilang. Secara keseluruhan saya puas dengan produk TopRon ini, sukses terus untuk produknya.

Kondisi Awal Kamar Mandi

Dapat bonus kuas kecil

Proses pembersihan
Hampir Selesai


Hasil Akhir setelah dibersihkan


Lubang Pembuangan Air juga ikut dibersihkan


Catatan : Review ini murni pribadi, tidak dibayar oleh pihak manapun


related links :

Cara Praktis membersihkan Tangki Toilet Duduk dengan TopRon





Perumahan terbaik di Cibubur dan Cileungsi

Review CitraLand Cibubur, perumahan Ciputra Group dengan harga mulai dari 400 jutaan di daerah Cibubur


Labels: , , , ,

Monday, November 06, 2017

Filter Air Housing 10" Puretrex Grade A Review

Housing Filter Air Puretrex dengan catridge filter ukuran 1 mikron

Kali ini saya akan mereview sebuah produk housing filter air yang saya gunakan yaitu Housing Puretrex ukuran 10 inc Grade A. Awalnya saya berkeinginan memasang filter air karena air dari sumur rumah kurang jernih, dan ketika ditinggal lama akan muncul lapisan minyak yang menurut banyak referensi di internet karena kandungan zat besi yang tinggi. Tetapi setelah 2 bulan masalah tersebut hilang dan tinggal banyak sedimen pasir yang ikut terbawa air. Akhirnya setelah saya browsing di internet, saya memutuskan untuk membeli housing filter air merek Puretrex warna clear Grade A, tipe Grade A dibedakan dengan ketebalan housing yang lebih tebal dibanding tipe yang standart.  Saya tidak lupa juga untuk membeli sekalian baut untuk braket dan catridge pengganti 2 buah ukuran 1 mikron. Paket pembelian Housing PureTrex disertakan juga bonus 1 buah cartridge merek Kolon ukuran 1 mikron.

Tidak bisa menutup sempurna

Kekurangan Filter Air Housing Puretrex Grade A ini tidak bisa ditutup secara sempurna, masih ada celah sedikit ketika dikencangkan, tetapi bagi saya tidak masalah sepanjang tidak bocor, karena housing ini juga dilengkapi seal bawaan housing. Housing ini juga dilengkapi lapisan drat kuningan pada input dan output sehingga tidak gampang rusak/dol dan tidak berkarat.

Pembelian Paket Filter Air Housing Puretrex mendapatkan bonus catridge merk Kolon ukuran 1 mikron

Housing Puretrex saya pasang tepat setelah keluaran dari pompa air. Tombol merah di atas housing berfungsi untuk membuang angin ketika pada pemasangan awal housing atau ketika sehabis penggantian catridge sehingga air bisa masuk. Tidak ada perubahan yang signifikan pada kekuatan tekanan air karena dipasangan filter air dan catridge ukuran 1 mikron. Ukuran 1 mikron untuk memfilter sedimen pasir mungkin terlalu berlebihan karena filter menjadi cepat kotor, tetapi hal ini tergantung kebutuhan anda. Mungkin dengan ukuran catridge 5 mikron sudah cukup.
Membuka housing Filter dengan pembuka housing bawaan

Hasilnya dari pemasangan Filter Air ini yaitu air menjadi jernih, tidak ada butiran pasir yang menyumbat pada shower dan menumpuk di saluran pipa air sehingga lebih bersih. Untuk mengurangi tingkat konsentrasi zat besi dan sebagainya mungkin diperlukan lebih dari sekedar Filter Air untuk sedimen.

Sebelumnya saya mencoba dengan filter air seperti gambar di atas, tetapi tidak maksimal, untuk kelas rumah tangga memang harus filter air yang cukup besar untuk menyaring pasir dan partikel kecil.

Semoga bermanfaat review-nya.

Setelah beberapa bulan yaitu bulan Februari 2018, housing transparan saya pecah, mungkin bahan transparan harus extra hati hati ketika mencopotnya, sehingga saya memutuskan untuk membeli yang warna biru sebagai penggantinya, semoga awet.

Ulirnya Pecah, jadi harus diganti 
Catridge Filter Air setelah pemakaian
Jika ulir sudah aus, bisa diganjal dengan tas plastik agar tidak bocor

New Housing !
Filter setelah dipakai sekitar 2 mingguan dengan cartridge  ukuran 0.1 mikron
Pasir di dalam Filter Air


Cara membersihkan bagian dalam Housing Filter Air

Setelah pemakaian beberapa lama, bagian dalam housing filter akan berkerak karena kotoran dari lumpur, oleh karena itu jika sudah kotor, apalagi jika anda menggunakan yang tipe housing trasnparan maka akan sangat kelihatan. 


Saya bisanya menggunakan pembersih TopRon, kemudian saya isi air full, lalu saya diamkan selama 15 menit, dan wala..., bagian dalam housing langsung bersih kinclong. Tehnik yang sama , saya gunakan juga untuk membersihkan Tangki Kloset Duduk.

Isi dengan pembesih TopRon

Isi dengan air sampai penuh, lalu biarkan 15 menitan
Hasilnya langsung bersih kinclong

Kesimpulanya, untuk konsumsi rumah tangga cukup pakai yang tipe biasa saja, tidak perlu pakai Filter Air yang grade A.

Labels: , , ,

Monday, April 13, 2015

Automatic Vehicle Counter Software


Saat ini masih jarang pengembang software di Indonesia yang mengembangkan software atau aplikasi untuk menghitung kendaraan yang lewat di jalan raya secara otomatis. Di beberapa lokasi, dinas perhubungan masih menugaskan anggota-nya untuk menghitung kendaraan secara manual. Hal ini tentu saja sangat melelahkan dan butuh konsentrasi tinggi.

Beberapa artikel tentang penghitungan kendaraan secara manual:

Hitung Volume Pemudik
Menghitung Volume kendaraan di Jl MH Thamrin
Kisah Edi Warsito menghitung kendaraan secara Manual
Counter : Alat penghitung kendaraan

Padahal di negara - negara maju sudah menggunakan software yang canggih. Dan ternyata orang kita pun tidak kalah canggih karena team kami sudah bisa membuat software untuk menghitung jumlah kendaraan secara otomatis, dan juga dapat memilah tipe-nya.


Pesawat Sukhoi S-35S radarnya mempunyai kemampuan  mengunci 30 sasaran sekaligus dan menyerang 8 diantaranya secara simultan.


Software yang kami kembangkan juga mempunyai kemampuan "mengunci" banyak obyek kendaraan sekaligus, kami sedang mencoba 3 algoritma yang nantinya akan kami pilih yang paling akurat dan stabil. Kondisi lalu lintas di Indonesia tidaklah serapi di luar negeri, jika anda melihat contoh software yang sama di YouTube, terlihat aliran lalu lintas yang rapi. Sedangkan pada video yang anda bisa lihat di bawah, terlihat barisan "bebek" (baca: motor bebek) yang melawan arah, meskipun aplikasi kami tetap bisa "mengunci" object tersebut. Kami akan terus menyempurnakan software yang kami buat menjadi lebih sempurna secara bertahap sesuai kondisi nyata di lapangan.

Kedepan kami akan mengembangkan menjadi suatu sistem yang terintegrasi seperti konsep kota pintar ( smart city ). Yaitu software untuk mengenali plat nomor mobil yang lewat, sehingga pihak kepolisian dapat dengan cepat mendeteksi keberadaan suatu mobil, tentu saja ini harus menggunakan kamera resolusi tinggi yang tersebar di seluruh kota dan database terintegrasi. Untuk perkembangan software ini akan kami ulas secara bertahap di artkel ini.

13.04.2015
Automatic Vehicle Counter Beta Version
This software is used to calculate the number of vehicles on the road automatically and automatically makes the classification of vehicles . We will also create integrated applications , such as automatic vehicle license plate recognition system that will allow the police to search for the missing car . For progress development of this software will we update on this blog.
 



  • Camera and Video Source.
  • Available for Single Direction Traffic and Double Direction Traffic.
  • Horizontal and Vertical angle.
  • Realtime Graphic Counter.

gambar diambil dari sini


Labels: ,