Mungkin kalimat ini sering kita dengar sebagai orang IT atau
orang awam sekalipun. Jadi programmer menjadi suatu profesi yang melelahkan dan
bisa menjadikan kita anti sosial karena terus menerus berkutat dengan komputer.
Tetapi jangan salah, beberapa dari orang terkaya di dunia dulunya seorang programmer
komputer. Yaitu antara lain :
Bill Gates, awalnya menciptakan sistem operasi MS-DOS
yang merupakan awal dari berdirinya Microsoft. Sekarang
dengan Microsoft Windows-nya merupakan sistem operasi yang paling banyak dipakai di seluruh dunia. Dan membuat efek yang sangat luar biasa bagian
kehidupan manusia.
Mark Zuckerberg, Pada awal dia kuliah di Harvard dia membuat program bernama CourseMatch, program ini membantu mahasiswa untuk memilih kelas berdasarkan dari pilihan para mahasiswa yang lain dan juga membantu mereka untuk membuat kelompok belajar. Tidak lama setelah itu dia membuat website Facemash yang memperbolehkan pengguna untuk membandingkan dua foto mahasiswa paling cantik di kampusnya. Atau biasa disebut "Hot or Not " game di Harvard. Dari FaceMash ini akhirnya berganti menjadi Facebook. Dari Facebook inilah menjadikanya salah satu orang terkaya di dunia.
Elon Musk, pada
umur 12 tahun Elon membuat game bernama Blastar dan menjualnya seharga
$500. Tahun 1999 Elon bersama teman teman-nya mendirikan X.com yang merupakan salah satu online bank di dunia yang kemudian bergabung dengan Confinity dan akhirnya berubah nama menjadi PayPal yang menjadi pelopor pembayaran online di internet. Elon Musk saat ini dengan Tesla dan SpaceX-nya menjadikan dia salah satu orang terkaya di dunia dan berhasil mengarahkan laju perkembangan teknologi di masa depan.
Gabel atau Gabel Logan Newell, mungkin nama ini terdengar asing. Tetapi jika anda seoarang gamer pasti tahu siapa Gabel. Gabel adalah co-founderValve salah satu game developer terbesar di dunia dengan produk game-nya antara lain Half-Life, Dota, Counter Strike. Gabel pernah kuliah di Harvard kemudian drop out dan bekerja di Microsoft selama 13 tahun. Dengan ketertarikan dia di dunia game, di Microsoft dia berhasil memporting game 3D agar bisa dimainkan di Windows 95. Sebagai informasi Doom merupakan game 3D berjalan di MS-DOS, pada saat itu ( 1993 ) game 3D belum banyak seperti sekarang. Game 3D, under DOS, bisa multiplayer via LAN, Damn! game ini benar benar keren pada jaman itu. Doom diciptakan oleh id Software yang merupakan pelopor pembuat game 3D pertama. Jika seperti bayangan bagi banyak orang, bekerja di Microsoft merupakan titik puncak dalam karir dan akan berakhir dan menua di sana.
Gabel
Tidak bagi seorang Gabel, setelah keluar dari Microsoft dia mendirikan Valve bersama teman kerjanya di Mike Harrington tahun 1996. Akhirnya pada tahun 2000 Mike meninggalkan Gabel sebagai pemegang saham utama di Valve. Tahun 2004 sembari men-develop game Half Life 2, Gabel juga membuat aplikasi Steam, sebuah portal untuk mendistribusikan game untuk PC, jika sekarang pada smartphone seperti App Store pada iOS dan Google Play Store pada Android. Dalam waktu 7 tahun setelah itu yaitu tahun 2011 Steam berhasil menguasai 50-70 persen pasar dunia untuk game yang di-download dan berjalan di PC dan menjadi mesin uang utama Valve. Dari awal kita bisa lihat Gabel adalah seorang problem solver akhirnya mengantarkan Gabel menjadi salah satu orang yang paling berpengaruh di dunia game.
Pertanyaannya adalah apakah sekarang mereka masih membuat
program? Well tentu saja tidak. Bill Gates sudah pensiun sekarang fokus ke
Gates Foundation-nya. Mark sudah punya banyak anak buah, jelas kerjaanya sekarang adalah
pekerjaan yang lebih besar yaitu mengarahkan Facebook agar bisa lebih maju dan
bertahan di masa depan. Elon Musk, jelas
tidak, dia sibuk memimpin bisnis dan yang jelas waktunya habis untuk meeting,
undangan wawancara, perjalanan bisnis dan banyak lagi.
Kemudian apayang
menjadikan mereka lebih besar dari seorang Programmer? Ya, mereka semua adalah
Problem Solver. Karya karya mereka yang saat ini bisa kita lihat merupakan
solusi dari masalah yang ada. Bill Gates dengan Microsoft-nya banyak menciptakan
produk yang berguna dalam kehidupan kita sehari hari, sebut saja Windows, Microsoft
Word, Excel dan masih banyak lagi. Facebook membuat kita bertemu lagi dengan teman teman
lama yang bahkan kita sudah puluhan tahun tidak bertemu. Elon Musk dengan perusahanya bernama Tesla
dan SpaceX berhasil merubah masa depan teknologi mobil dan antariksa.
Di luar daftar tersebut ada juga orang orang yang mempunyai kemampuan programming yang berhasil memberikan maanfaat yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Orang tersebuat antara lain :
Sergey Brin co-founder Google ini sewaktu kuliah membuat aplikasi yang bisa merubah text menjadi kode HTML, yang saat ini teknik ini membantu kita dalam membuat artikel berupa blog dan dipakai juga di aplikasi CMS (Content Management System). Dan Akhirnya ketika bertemu dengan Lawrence Edward Page atau biasa kita sebut Larry Page mereka mendirikan Google yang awalnya hanya untuk membantu orang untuk mencari segala hal di internet dengan lebih akurat dengan algoritma PageRank.
Apa yang mereka buat merupakan suatu solusi bagi sebuah masalah. Jangan berpikir terrus mengenai uang yang banyak dari produk yang mereka buat, tetapi seberapa besar efek yang dihasilkan. Karena uang akan mengikuti dengan sendirinya. Uang hanya efek samping dari produk yang mereka hasilkan.
Jika kita bisa membuat program dan mindset kita adalah hanya
seorang Programmer. Maka kita akan terus berkubang pada "kolam kecil" karena
pandangan kita sempit. Tetapi jika kita menggunakan mindset Problem Solver maka
kita akan bermain di "kolam besar". Jadi pandangan kita jauh lebih luas, dan ini
akan berefek ke kehidupan kita sehari hari. Membuat program hanya salah satu
jalan menjadi seorang Problem Solver, jika kita pandai memasak misalnya, kita
bisa membuat makanan yang lezat serta bergizi dengan bahan yang murah dan bisa dijangkau semua orang. Jika
kita seorang pembuat kursi misalnya, kita bisa membuat kursi yang enak dipakai dalam waktu
lama dan dari bahan limbah . So jadilah seorang Problem Solver di kehidupan anda, jadilah orang yang
mempunyai manfaat bagi sekitar anda.
Touchscreen iPhone SE (1st Gen) Tidak Responsif Ketika DiCharge
Kali ini saya akan berbagi pengalaman mengenai iPhone SE saya yang touchscreen-nya tidak responsif atau nge-lag atau lagging, hangketika dicharge, dan masih banyak lagi istilah yang sering kita baca atau dengar. Memang baiknya ketika iPhone dicharge tidak digunakan, tetapi kadang kita butuh sesekali memakai iPhone ketika sedang dicharge daripada cabut colok charger. Untuk informasi saya membeli iPhone SE ini tidak baru, melainkan bekas karena selain tidak masuk Indonesia secara resmi, juga saat tulisan ini ditulis , iPhone SE sudah tidak diproduksi lagi. Anda bisa melihat lebih detail tentang iPhone SE saya disini.
Adalah banyak masalah mengenai iPhone SE saya , salah satunya adalah gejala touchscreen tidak responsif atau nge-lag ketika dicharge. Awalnya saya “menyalahkan” kabel lightning “OEM” bawaan paket pembelian iPhone SE bekas saya, sehingga saya membeli kabel lightning lagi dengan serfifikasi MFI ( Made For Iphone ) yaitu merk AUKEY. Tetapi hasilnya sama saja yaitu masih nge-lag touchscreen-nya.
Charger Kaki 3 bawaan iPhone 4s
Untuk sekedar informasi kepala charger yang saya pakai adalah kepala charger kaki 3 asli bawaan iPhone 4S lama saya. Dari paket pembelian iPhone SE memang saya juga mendapatkan kepala charger kaki 3 “OEM” yang sama, hanya saya kurang percaya keaslian-nya.
iBox Cilandak Town Square - Jakarta Selatan
Akhirnya saya berinisiatif untuk mampir ke iBox terdekat dengan kantor yaitu iBox di CITOS ( Cilandak Town Square ) di Jakarta Selatan. Lalu saya langsung menghampiri penjaga toko-nya dan meminjam charger dengan kabel lighting untuk saya coba ke iPhone SE saya, jika hasilnya sama tentu saya tidak jadi beli, tetapi ternyata hasilnya…touchscreen iPhone SE saya NORMAL, tidak nge-lag lagi. Waktu itu yang saya coba charger 10W milik iBox, akhirnya saya memutuskan beli charger yang 12W, karena yang 10W stoknya kosong. Dan tentu saja ada garansi 1 tahun dari iBox.
Kemudian saya coba dengan kabel lighting AUKEY saya hasilnya pun normal, bahkan dengan kabel lighting “OEM” saya yang sudah saya bongkar pun normal. Kesimpulannya adalah touchscreen iPhone SE saya nge-lag karena charger iPhone 4S kurang stabil dalam mengantarkan arus listrik ke iPhone SE saya. Tetapi masih bisa digunakan untuk iPhone 4S saya.
Kabel Lightning AUKEY and "OEM"
Beli Charger 12W di iBox
Sekedar informasi, iPhone 4S saya tidak pernah masalah dengan kepala charger kaki 3 tersebut tersebut. Dari banyak kasus yang pernah teman saya alami serta saya baca memang iPhone SE ini masuk golongan iPhone yang “manis manja group”, jadi arus listrik yang masuk tidak boleh kelas “pertalite” tetapi harus “pertamax” atau "pertamax turbo". Berbeda dengan iPhone 4S saya yang bandel , mau dicharge dengan charger model apa aja juga aman sentosa. Saya kurang tahu apakah model iPhone 5 ke atas punya masalah yang sama dengan charger yang kurang stabil atau charger palsu ( abal abal ). Setidaknya supaya iPhone anda awet dan tidak bermasalah, pakailah charger ORI atau charger yang punya sertifikasi khusus dari Apple. Untuk kasus ini saya angkat topi untuk para desainer hardware iPhone 4s yang mampu membuatnya bisa bertoleransi cukup besar pada arus listrik yang kurang stabil.
Kalau anda pemakai iPhone 4s masih boleh “bebas”, tapi baiknya beli yang kualitas bagus agar awet. Model apple fanboy seperti saya tentu tidak disukai oleh Apple karena ganti model setiap 5 tahun sekali :), dari iPhone 4s ke iPhone SE.
Saya kutip dari website righto.com, yang menguji berbagai macam charger, bahwa memang charger yang buruk ( memproduksi arus listrik yang tidak stabil ) bisa membuat touchscreen tidak bekerja
A poor design can suffer several problems. If the output voltage is not filtered well, there will be noise and spikes due to the high-frequency switching. At extreme levels this could damage your phone, but the most common symptom is the touchscreen doesn't work while the charger is plugged in.A second problem is the output voltage can be affected by the AC input, causing 120 Hz "ripple".Third, the charger is supposed to provide a constant voltage. A poor design can cause the voltage to sag as the load increases. Your phone will take longer to charge if the charger doesn't provide enough power. Finally, USB chargers are not all interchangeable; the wrong type of charger may not work with your device.
Catatan: Untuk lebih aman-nya ketika anda mau membeli charger original, sebaiknya anda coba dahulu secara langsung di iBox apakah ketika di-charge dengan charger original masalah touchscreen tidak responsif ( nge-lag ) bisa hilang, jika memang bisa hilang maka anda bisa membeli charger original tersebut di iBox. Jika tidak maka mungkin masalah anda mungkin bukan karena masalah di charger, tetapi karena hal yang lain.
Setelah sudah sekitar 5 tahun menemani yaitu dari tahun 2014 sampai 2019, akhirnya iPhone 4s saya harus pensiun. Sebenarnya iPhone 4s masih bisa digunakan meskipun sudah sangat lemot dan beberapa tombol seperti Home dan Silent sudah tidak berfungsi, tetapi masih bisa saya gantikan dengan tombol virtual yaitu assistive touch. Selama 5 tahun saya pernah mengganti batere sekali karena baterai lama sudah "hamil" seharga 150 ribu dan LCD seharga 500 ribu karena tertindih pada saat ketiduran.Untungnya ombol Power di bagian atas masih berfungsi jadi masih bisa digunakan untuk restart dan lock. Dan beberapa aplikasi , seperti aplikasi WhatsApp contohnya sudah berjalan sangat lambat. Mungkin karena histori chat sudah cukup banyak dan iPhone 4s hanya dibekali RAM 512 Mb, tentu spesifikasi sangat "tidak normal" untuk HP di tahun 2019. Histori chat WA memang jarang saya hapus karena banyak chat yang penting dan bisa menjadi "barang bukti" misal serah terima dokumen, pengiriman dokumen, persetujuan perjanjian dan sebagainya. Beberapa bulan yang lalu iPhone 4s saya tiba tiba mati sendiri, kemudian ketika saya tekan tombol power cukup lama juga iPhone saya pun tidak mau hidup. Setelah sudah putus asa, akhir saya biarkan beberapa lama eh akhirnya hidup sendiri.
Kejadian ini tentu membuat saya cukup trauma dan akhirnya terbesit memutuskan untuk ganti hape karena mungkin iPhone 4s sudah menunjukkan "tanda tanda alam" mau pensiun. Bukan kenapa, karena banyak data penting yang tersimpan di hape tersebut, jika terjadi masalah yang sama lagi dan hape tidak kunjung menyala tentu akan membuat saya pusing tujuh keliling. Yesss akhirnya ganti hape!!
Dan pilihannya tentu tidak sulit yaitu iPhone SE, selain karena saya suka hape yang imut, iPhone SE merupakan iPhone impian saya sejak lama.
Mengapa saya suka dengan iPhone SE, sebenarnya saya suka dengan desain iPhone 5 series.iPhone SE adalah seri pamungkas dari generasi desain iPhone 5 series. Desain iPhone 5 series merupakan penerus kesukseskan desain iPhone 4 series yang saya punyai sebelumnya. Setelah generasi iPhone 5 series termasuk SE, yaitu generasi iPhone 6 series ke atas sudah menjadikan iPhone tidak lagi menjadi trendsetter desain ( bagi saya ), iPhone sudah menyerupai handphone Android pada umumnya. Saya tidak anti Android ( saya memiliki Samsung S7 Edge ), dalam hal ini saya hanya ingin menulis bagaimana desain iPhone mulai kurang bagus ( bagi saya ).
Ya mungkin masih ada trend "poni" dan sebagainya yang membuat desain iPhone ditiru, tapi itu hanya sebagian kecil saja dari desain iPhone. Kemudian saya kurang nyaman dengan handphone dengan layar berukuran besar, seperti Samsung S7 Edge. Bagi saya handphone ya harus enak digenggam dan bisa dioperasikan dengan satu tangan. iPhone SE sendiri sebenarnya juga licin jika digenggam tetapi terbantu oleh bentuknya menyiku tidak membulat seperti kebanyakan smartphone saat ini. Saya menggunakan hardcase untuk mencegah lecet di bagian belakang iPhone dan hardcase tidak merubah dimensi bentuk iPhone terlalu banyak. Bentuk menyiku lebih mantab digenggam dibanding bentuk membulat. Jika dibandingkan Samsung S7 Edge yang saya punyai, iPhone SE lebih nyaman digenggam.
iPhone SE merupakan generasi terakhir desain iPhone 5 series yang dijejali dengan teknologi "terkini" antara lain processor A9 yang mengusung kemampuan 64 bit, RAM 2 Giga, Kamera 12 Megapixel, Touch ID dan masih diberi dukungan oleh Apple untuk diisi iOS 13. Oh ya, masih ada Jack Audio 3.5 mm. Setidaknya saya masih bisa menikmati kejayaan desain 5 series untuk beberapa tahun kedepan.
Memang iPhone SE ( release tahun 2016) saat ini sudah tidak ada yang baru, juga iPhone SE secara resmi tidak pernah masuk ke pasar Indonesia. Dan tentu saja di tahun 2019 ini saya hanya bisa membeli iPhone SE bekas dan ex internasional. Singkat cerita setelah berburu di tokopedia akhirnya iPhone SE ex inter sudah di tangan dengan bantuan kredivo. Memang ada beberapa minus, ya namanya juga hape bekas, tapi 95 persen masih OK lah. Berikut beberapa "point" yang bisa saya tulis yaitu proses upgrade dari iPhone 4s ke iPhone SE serta pengalaman sekitar 2 mingguan memakai iPhone SE.
Ganti SIM Card
SIM Card Simpati 4G LTE
iPhone SE menggunakan slot Nano SIM Card yang artinya saya harus memotong atau mengganti SIM Card Simpati saya dari bentuk Micro ke Nano. Sebenarnya saya bisa saja ke counter hape untuk memotong atau dipotong sendiri, tetapi saya ingin menggunakan "jalur resmi" yaitu ganti SIM Card Simpati saya di GraPARI terdekat yaitu di GraPARI Mall Ciputra Cibubur.
Tukar SIM Card di graPARI
Syaratnya cukup mudah yaitu dengan menggunakan e-KTP saja dan dibantu petugas anda bisa mendapatkan SIM Card Nano Simpati 4G LTE di mesin KIOSK yang tersedia secara gratis.
Upgrade iCloud
Upgrade iCloud
Karena banyak data penting di histori chat WA dan adanya ketakutan ketika upgrade ke iPhone SE histori chat WA saya akan hilang, maka saya menggunakan fasilitas backup chat dari aplikasi WhatsApp ke iCloud yang tentu saja harus merogoh kocek saya yaitu 15 ribu per bulan untuk meng-upgrade space penyimpanan saya di account iCloud saya menjadi 50 Gb.
Backup WA Chat to iCloud
Dan ternyata eh ternyata, hal tersebut tidak perlu dilakukan karena Apple telah menyediakan tools complete backup di aplikasi iTunes yang kemudian hasil backup tersebut bisa direstore ke iPhone SE saya.
Yah , namanya juga pengalaman. jadi untuk teman teman yang mau upgrade ke iPhone yang lebih baru, manfaatkan tools complete backup di iTunes ya, tidak perlu meng-upgrade iCloud. Memang keren abis nie para software engineer Apple.
Upgrade ke iOS 13
Upgrade to iOS 13
Ini merupakan salah satu kelebihan Apple dibanding Android, khususnya untuk support iPhone tipe lama yaitu bisa upgrade ke iOS keluaran terbaru beberapa tahun kedepan. iPhone SE merupakan salah satu seri iPhone yang didukung Apple untuk mencicipi iOS ver 13. Bagaimana tidak, karena sebenarnya iPhone SE meskipun berbadan imut beberapa jeroan-nya merupakan jeroan iPhone 6s, yaitu prosesor A9 64 bit, RAM 2 Gb, dan kamera belakang 12 Megapixel. Sehingga iPhone SE dianggap masih mampu menjalankan iOS ver. 13 dengan lancar. Saya melakukan upgrade iOS 13 dengan cara mendownload melalui aplikasi iTunes di laptop saya kemudian dengan kabel data saya upgrade OS di iPhone saya menjadi iOS 13, sebelumnya masih menggunakan iOS 12. Rasanya keren banget dengan iPhone seri lawas masih bisa "setara" dengan iPhone keluaran terbaru.
Volume suara kecil
Saya kurang tahu, apakah ini hanya terjadi di iPhone SE saya atau banyak pengguna iPhone SE yang mengalami hal yang serupa? Yaitu volume suara lawan bicara kita ketika melakukan panggilan atau menerima panggilan telepon baik melalui jalur seluler biasa maupun via WhatsApp cukup kecil, sehingga ketika kita sedang di keramaian sulit untuk mendengar lawan bicara kita secara jelas. Meskipun volume suara sudah saya mentokin, hasilnya masih sama. Akhirnya dengan upgrade OS yaitu menjadi iOS 13 hal tersebut terselesaikan. Terselesaikan pun juga tidak serta merta volume-nya bisa jadi lebih keras tetapi lebih bisa didengarkan dengan jelas, meskipun volume sudah saya mentokin.
Tidak ada 3D Touch, Ora Popo
Salah satu kekurangan iPhone SE adalah tidak adanya fitur 3D touch (menekan kuat layar untuk menampilkan menu) yang seharusnya di"impor" dari fitur iPhone 6s. Hal ini dikarenakan secara hardware yaitu layar yang dipakai iPhone SE masih menggunakan teknologi lama bawaan iPhone 5 series. Tetapi berita baiknya adalah fitur 3D Touch ini mulai digantikan dengan fitur Haptic Touch ( menekan layar selama beberapa detik ) untuk menampilkan menu. Dan tentu saja teknik ini bisa diaplikasikan di layar iPhone dengan teknologi lama seperti iPhone SE. NO 3D Touch, Ora POPO.
Screen Guard untuk iPhone SE
Sama seperti pada saat dulu awal saya membeli iPhone pertama saya tahun 2014 yaitu iPhone 4S, saya berkeinginan untuk memasang screen guard untuk iPhone kesayangan saya. Dulu saya membeli merk Hikaru untuk iPhone 4s saya, karena saya masih menyimpan nota pembelian-nya. Selain ada fasilitas anti fingerprint, screen guard ini menurut saya mempunyai kualitas lumayan bagus, selain nyaman juga awet.
Setelah browsing cukup lama, akhirnya saya memutuskan untuk tidak memasang screen guard untuk iPhone SE saya, karena ternyata layar iPhone SE sudah dibekali "gorilla glass" yaitu ion strengthened glass dan ditambah oleophobic coating untuk menghindarkan layar iPhone SE dari bekas sidik jari pengguna-nya. Dalam hal ini, Apple cukup "rendah hati" untuk tidak memamerkan fitur ini dengan berlebihan, bahkan di halaman web resmi-nya pun Apple tidak pernah mengumbar adanya fitur ini. Istilahnya iPhone SE ini punya "ilmu kebal" tetapi tidak pernah pamer. Memang layar iPhone SE ini lumayan bandel, seperti yang bisa anda lihat di youtube dengan keyword "iPhone SE scratch test", layar iPhone SE digores dengan pisau dan obeng masih bisa bertahan. Dan tentu saya hal tersebut tidak akan saya lakukan untuk iPhone SE saya.
Layar iPhone SE masih bisa bertahan jika hanya tergores kunci atau "insiden kecil" lainnya. Akhirnya saya hanya memasang hardcase merk UME untuk iPhone SE saya.
Ada yang aneh
Ketika mencoba kamera iPhone SE yang berkekuatan 12 Megapixel, saya melihat ada yang aneh dibanding iPhone 4s lawas saya. Yaitu layar 4.0 inch terlihat terlalu kecil / kurang maksimal untuk memproyeksikan hasil dari kamera iPhone SE yang "terlalu hebat" dengan resolusi 12 Megapixel. Memang pada dasarnya body iPhone SE yang imut ini dipaksakan Apple untuk mendapatkan beberapa fitur unggulan dari iPhone 6s, salah satunya adalah kamera 12 Megapixel. Untuk dipasang di iPhone 6s mungkin pas karena besar layarnya 4.7 inch, tetapi untuk dipasang di iPhone SE sebenarnya kurang pas, tapi ya it's OK lah, itu hanya masalah kebiasaan saja.
Touchscreen nge-lag pada saat dicharge
Hal ini terjadi ketika saya menge-charge iPhone SE di kantor, tiba tiba touch screen iPhone SE saya sulit dioperasikan alias lemot atau sering disebut nge-lag. Awalnya saya curiga iPhone SE saya mulai bermasalah, ya namanya iPhone bekas, pasti ada cacat-nya. Akan tetapi hal ini tidak terjadi ketika saya menge-charge iPhone SE saya di rumah atau ketika tidak dalam keadaan di-charge, yang artinya touch screen saya masih normal. Setelah browsing cukup lama, ternyata masalah touch screen iPhone yang nge-lag ini bisa disebabkan karena kita memakai charger palsu atau abal abal.
Charger Kaki 3 iPhone 4S
Tetapi charger yang saya gunakan adalah kepala charger kaki 3 asli dari paket pembelian iPhone 4s yang sudah menemani saya selama 5 tahun, dan selama itu juga tidak bermasalah untuk iPhone 4s saya. Akhirnya saya menaruh kecurigaan pada kabel lightning "OEM" paket pembelian dari iPhone SE saya. Selanjutnya tulisan akan saya teruskan di sini.
Kabel Lightning Palsu
Tampilan Fisik Cukup Rapi - Fake Lightning Cable
Perlu anda ketahui bahwa kabel lightning berbeda dengan kabel data iPhone 4s yang "polos", ujung konektor kabel lightning iPhone yang asli ditanami chip khusus yang didesain oleh Apple untuk membedakan kabel lightning asli dengan kabel lightning palsu atau non ori dan juga untuk menjaga arus listrik yang masuk agar selalu stabil dan sesuai dengan perangkat iPhone dan sejenisnya seperti iPad dll. Ada juga kabel lightning non Apple yang disertifikasi oleh Apple untuk produk iPhone yaitu kabel lighting dengan sertifikasi MFI ( Made For iPhone ), mereka juga menanamkan chip yang sama atas seijin Apple. Kabel lightning asli Iphone jika anda membeli secara resmi di toko resmi seperti iBox bisa mencapai sekitar 400 ribuan. Cukup mahal memang, jika anda membeli kabel lightning dengan sertifikasi MFI harganya bisa separuhnya dan dengan fitur tambahan, misal lebih kuat karena dibalut nilon dan sebagainya.
Paket Pembelian iPhone SE ex inter
Kabel lightning yang saya gunakan adalah kabel lightning "OEM" paket pembelian iPhone SE bekas saya, karena saya juga mendapatkan aksesoris yaitu : Kepala Charger kaki 3 "OEM" dan EarPod yang tentu saja "OEM". Sebenarnya kabel lightning "OEM" paket pembelian iPhone SE bekas saya secara fisik cukup sempurna, dari finishing-nya cukup halus. Jadi cara atau tips yang diberikan Apple di halaman web resminya untuk membedakan kabel asli / ori dan kabel palsu sebagian besar tidak bisa digunakan pada kasus kabel lightning "OEM" yang saya punya, karena bentuk fisiknya yang nyaris "sempurna".
Lightning Cable merk AUKEY
Akhirnya saya membeli secara online di tokopedia ( lagi ), yaitu kabel lightning merk AUKEY warna hitam dengan panjang 2 meter yang sudah mempunyai serfitikasi MFI ( Made For Iphone ). Sebenarnya ada juga merk ANKER, hanya saya memilih merk AUKEY. Sebenarnya sama saja selama kabel tersebut mempunyai sertifikasi MFI dan tentu saja ada garansinya. Harganya hampir separuh dari kabel lightning ori yaitu sekitar 200 ribuan.
Lightning Cable Teardown
Setelah saya membeli kabel lightning merk AUKEY, akhirnya saya mempunyai ide untuk men-tear down kabel lighting "OEM" saya, karena saya yakin pasti ada yang tidak beres. Dan benar saja setelah saya membongkar kepala konektor-nya isinya hanya 2 chip saja, karena jika kabel lighting tersebut mempunyai sertfikasi MFI atau asli, isinya cukup kompleks tidak hanya terdiri dari 2 chip. Saya kurang paham mengenai sirkuit elektronik, yang jelas kabel lighting "OEM" saya tersebut masih bisa untuk mengupgrade OS iPhone SE saya dari ver. 12 ke ver. 13 melalui iTunes. 2 Chip pada kabel lightning abal abal tersebut sering disebut "chip bypass". Mungkin ada dua kemungkinan, pada kabel ori atau MFI certified terdapat chip atau sirkuit yang berfungsi menyetabilkan arus listrik atau kabel non ori menggunakan kabel yang kurang bagus sehingga arus listrik tidak stabil. Karena seharusnya arus listrik yang stabil sudah mulai di"produksi" pada saat arus listrik melewati kepala charger.
Seperti yang saya kutip dari Wikipedia"Official Lightning connectors contain an authentication chip that was intended to make it difficult for third-party manufacturers to produce compatible accessories without being approved by Apple, however, the chip has been cracked". Memang banyak pabrikan pihak ketiga yang sudah bisa meng-crack ( menjebol) chip autotentifikasi kabel Lightning contohnya pada kabel lighting saya itu, sehingga kita harus sangat berhati hati dalam memilih kabel.
Fake Lightning Cable
Fake Lightning Cable Chip
Original Lightning Cable Chip
Mungkin karena arus listrik di kantor saya yang sering tidak stabil, sehingga kabel lightning "OEM" saya ketahuan "belang"-nya karena membuat layar touch screen iPhone SE saya nge-lag. Jika arus listrik di kantor saya stabil, tentu kabel lightning "OEM" tersebut akan "aman" saja tetapi dalam jangka panjang bisa merusak iPhone saya khusunya batere dan IC Power, karena arus listrik yang disalurkan tidak terkontrol dengan baik.
Setelah mengganti kabel lightning dengan merk AUKEY, terjadi keanehan lagi yaitu iPhone SE saya lama sekali di 99% pada saat menge-charge tidak mau 100%. Setelah browsing cukup lama ternyata masalah tersebut terpecahkan dengan melakukan warm restart yaitu menekan tombol Home dan Power bersamaan sampai logo Apple muncul kemudian biarkan iPhone kita reboot. Maka akan terlihat iPhone SE sudah full charge. Mungkin batere iPhone saya perlu dikalibrasi.
Saya kutip dari halaman resmi apple tetapi untuk Mac disini Occasionally, the battery might not show a full charge (100%) in macOS, even after the power adapter has been connected for an extended period of time. The battery might appear to stop charging between 93 percent and 99 percent. This behavior is normal and will help to prolong the overall life of the battery.
Ya , okelah untuk memperpanjang umur batere, tapi ada yang ganjel aja kalau mentok di 99%. Anda bisa membaca solusinya di tulisan saya disini.
Measure
Measure - Augmented Reality
Aplikasi Measure pada iPhone memanfaatkan teknologi bernama AR (Augmented Reality) yang sudah di pasang oleh Apple pada iOS ver.12, hanya saya baru bisa mencobanya ketika saya sudah memiliki iPhone SE, karena di iOS 9 ( iPhone 4s ) aplikasi ini belum ada. Seperti yang kita ketahui teknologi AR (Augmented Reality) ini singkatnya adalah teknologi yang menggabungkan objek maya ke dalam lingkungan nyata lalu menproyeksikannya secara real time. Jika anda pernah bermain game Pokemon GO, nah seperti itu contohnya.
Lebar Kwitansi 9 cm
Panjang Kwitansi 28.5 cm
Aplikasi ini cukup menarik karena dengan aplikasi ini kita bisa mengukur sebuah bidang atau benda dengan cukup akurat, saya mencoba mengukup sebuah buku kwitansi dan hasilnya lumayan akurat. Seperti gambar di atas.
Touch ID
Touch ID selain menjadi fungsi untuk password masuk melalui sidik jadi kita selain dengan passcode. Juga bisa digunakan sebagai "keychain", sehingga ketika setiap kali kita masuk website misal web mail atau web apa saja yang mengharuskan kita memasukkan username password. Maka user name password itu bisa kita masukkan ke dalam menu Setting - Password & Accounts - Website & App Passwords. Jadi ketika kita masuk ke webmail misalnya, maka kita cukup menggunakan sidik jari kita untuk memasukan username dan password kita yang sebelumnya sudah kita simpan, great jobs for apple engineer. Fitur "keychain" ini yang sering saya gunakan setelah menggunakan iPhone SE.
Jika anda adalah orang yang mencari hunian kelas menengah dengan harga kisaran 400 - 700 jutaan di kawasan Cibubur dan Cileungsi. Mungkin tulisan ini bisa membantu anda untuk menjadi salah satu opsi pertimbangan dan bisa melanjutkan membaca artikel ini. Tetapi jika anda mempunyai budget lebih dan ingin memiliki perumahan kelas menengah atas, salah satu yang terbaik adalah CitraGrand Cibubur CBD dan CitraLand Cibubur. Saya akan review perumahan terbaik di cibubur satu per satu yang akan saya tulis secara bertahap : Kelas 400 s.d 700 juta ke atas
Relife Greenville Cileungsi ( lanjut baca artikel ini )
Daerah cibubur , cileungsi dan sekitarnya saat tulisan ini ditulis sedang sangat berkembang, hal ini ditandai dengan banyaknya developer kelas kakap yang sudah berinvestasi cukup besar di daerah cibubur, seperti Ciputra dengan CDB-nya, Sinar Mas yang sudah lebih dulu menjadi pelopor dengan Kota Wisata dan Legenda Wisata, dan kini hadir yang terbaru yaitu TransPark Cibubur dari CT Corp yang konon nantinya merupakan wahana terbesar se-Asia Tenggara. Juga rencana pembangunan LRT ( Light Rail Transport ) yang menghubungkan Cibubur - Cawang dan tol JORR ( Jakarta Outer Ring Road) 2 yang sudah dalam tahap pembangungan juga merupakan magnet tersendiri di kawasan ini. Beberapa hal tersebut yang menyebabkan banyaknya developer kelas pemula sampai atas begitu banyak hadir di sekitar daerah Cibubur dan Cileungsi.
Tol Cimanggis - Cibitung Seksi 1 on progress
Saat ini pembangungan tol Cimanggis - Cibitung Seksi 1 sudah hampir selesai, tol ini akan membelah jalan Transyogi yang selama ini dikenal sebagai jalur "neraka" karena sering macet. Apalagi ditambah adanya Transpark Cibubur yang akan membuat banyak orang jakarta ke Cibubur. Tol yang direncanakan ada dua seksi, saat ini baru seksi 1 yang akan selesai bulan Juli 2019.
Video Progress Pembangunan Tol Cimanggis - Cibitung Seksi 2
Relife Greenville Cileungsi
Kali ini saya akan men-review sebuah kawasan perumahan kelas menengah yang unik, yang merupakan salah satu yang terbaik di kawasan Cibubur dan Cileungsi. Perumahan ini bernama Relife Greenville Cileungsi dari Relife Property. Jika dibandingkan kompetitornya yang sudah hadir di sekitarnya, tentu nama Relife masih terdengar asing. Akan tetapi pertaruhan Relife Property di Cileungsi ini mengusung konsep yang cukup kuat, sehingga Relife Greenville Cileungsi ini mempunyai kelebihan dibanding kompetitor sekelasnya.Konsep Relife Greenville Cileungsi adalah menjaga keseimbangan alam dan kehidupan modern, sehingga perumahan ini banyak dibuat taman nan hijau seperti di desa, sesuai namanya GreenVille. Relife Property sendiri didirikan oleh para alumni terbaik UI, mungkin inilah yang menjadi akar beberapa masterpiece Relife Property yang sudah lahir seperti Greenland Foresthill Depok dan Svarga Resort di lombok serta Relife Greenville Maros.
Lokasi Relife Greenville Cileungsi
Relife Greenville Cileungsi sendiri sebenarnya terletak di desa Cikarageman, yang masih masuk daerah kawasan Bekasi, dan merupakan perbatasan antara Bekasi dan Bogor. Perumahan ini diapit oleh perumahan besar yaitu Metland Cileungsi , Metland Transyogi dan Harvest City. Metland Cileungsi dan Harvest City inilah yang sebenarnya head to head untuk beberapa tipe kelas yang sama dengan Relfe Greenville Cileungsi.
Jalan Masuk RGV
Relife Greenville Cileungsi merupakan perumahan yang luasnya lumayan "imut" dibandingkan perumahan lainnya yang sudah lebih dulu hadir. Bandingkan dengan Kota Wisata ( 600 ha ), Citra Indah ( 800 ha ), Harvest City ( 1.050 ha ), CitraGrand ( 250 ha ), Metland dibawah 150 ha, sedangankan Relife hanya 50 ha. Tetapi justru dengan luas kawasan yang imut inilah menjadikan Relife Greenville Cileungsi tidak begitu sumpek bahkan terkesan "limited edition". Perlu anda pertimbangkan, semakin besar sebuah perumahan maka seharusnya semakin banyak personil security yang bertugas. Jika jumlahnya sedikit maka perumahan tersebut menjadi riskan akan tindak kejahatan. Juga untuk akses, baiknya akses ke perumahan seminimal mungkin agar secara "alami" semakin aman, jika akses ke perumahan ada banyak maka anda perlu perhatikan tingkat keamanan dan jumlah security seperti yang saya sebutkan tadi.
Petunjuk Arah Cluster
Cluster yang sudah dibangun yaitu Cluster Fruit Ville, Flower Ville dan Lakes Ville. Tipe yang tersedia antara lain tipe :
40/70
40/72
40/83
40/125
45/139
53/132
Cluster LakesVille
Yang 2 lantai Lakes Ville yaitu :
55/70
55/123
65/78
65/75
65/81
65/134.
Jika anda punya uang lebih dan ingin punya rumah lebih dekat jalan besar (Transyogi) , silakan cari di Citra Grand Cibubur, yang juga merupakan masterpiece dari Ciputra yang sudah malah melintang 30 tahun di bidang property, untuk kualitas tidak diragukan lagi.
Jalan masuk yang luas dan hijau
Begitu masuk ke perumahan Relife Greenville Cileungsi yang terasa adalah kesan hijau, karena jalan masuk ke cluster dipenuhi taman nan hijau yang merupakan konsep dasar dari perumahan ini yaitu Green. Hanya kalau boleh jujur pintu masuk perumahan RGV ini tidaklah begitu menarik, dibanding kompetitornya. Tetapi bagi saya itu tak menjadi masalah, apalah artinya pintu masuk megah tetapi isi di dalamnya kurang bagus.
Kepompong menempel di Tong Sampah
si Gendut lagi makan
Si Ndot mulai bertapa
Si Ndot masuk rumah dulu
fase kehidupan terakhir si gendut - Bye bye Ndot
Gank Ijo
Banyak "tamu" yang mampir ke rumah
Di lingkungan Relife Greenville banyak sekali dibangun taman hijau di sekeliling kompleks perumahan. Inilah sebenarnya kekuatan dari Relife Greenville Cileungsi yaitu si developer tidak begitu "rakus" membangun semua lahan yang dibelinya untuk dijadikan rumah, akan tetapi banyak dijadikan taman hijau.
Banyak sekali Pohon di RGV
Sehingga cluster yang dibangun serasa percampuran alam bebas nan hijau dan hunian buatan manusia. Ini sebenarnya yang membedakan Relife dibanding developer lain, yaitu membangun perumahan dengan "memaksimalkan" semua lahan, menjadikan perumahan yang dibuat "sangat kaku", menjadikan para penghuni tidak nyaman.
3 Unsur Alam yaitu: Sinar Matahari, Udara, dan Tumbuhan Hijau membuat kita menjadi lebih sehat
Sun Light
Border
Calon Rumput Liar yang biasa terbang dan jatuh ke halaman taman anda
Padahal kawasan nan hijau di sekitar rumah menjadikan tubuh kita lebih sehat dan jarang sakit. Pengalaman pribadi, rumah dengan kombinasi aliran udara yang lancar, pasokan sinar matahari yang cukup dan tumbuhan hijau di sekitar membuat saya lebih cepat pulih ketika sakit, bukan tidak pernah sakit. Jika dibandingkan dengan perumahan lainnya di sekitar Relife GreenVille yang sudah lebih dulu hadir, karena sudah cukup lama membuat perumahan lain sudah sangat padat, jika anda tidak suka keramaian akan terasa sumpek.
Kemudian jalan antar cluster cukup lebar ( bisa untuk 2 mobil berpapasan ) dan dilapisi batako sehingga mudah menyerap air ketika hujan. Dalam sejarahnya perumahan ini tidak pernah terkena banjir karena selain permukaanya sudah ditinggikan, aliran air mengalir lancar ke danau kecil yang ada di dekat perumahan Relife Greenville Cileungsi.
Danau kecil di Relife Greenville Cileungsi
Jalan di gang perumahan yang cukup luas untuk dua mobil, ini juga yang kadang diabaikan oleh para developer lain, yaitu pelit membuat jalan yang lapang karena ingin memaksimalkan luas perumahan. Hal ini tentu sangat salah, karena bagaimanapun sirkulasi keluar masuk kendaraan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan penghuni.
Tutup Gorong Gorong dengan Signature Relife
Kemudian untuk kualitas bangunan di Relife Greenville masuk kategori baik dibanding kompetitornya. Salah satunya yaitu pembatas antar rumah kadang dilapis satu tembok, pada Relife GreenVille dibuat dua tembok. Sehingga selain untuk kenyamanan ketika kita memasang hiasan atau apapun yang harus memaku ke tembok tidak khawatir tembus ke tetangga. Selain itu juga untuk kekuatan bangunan setidaknya kita mempunyai "dua lapisan" meskipun dalam kondisi "berbagi". Rangkat atap rumah dibuat dari baja ringan dan genting keramik tanpa di cat alias warna aslinya.
Rangka Atap dari Baja Ringan
Kemudian aliran udara dari pintu depan mengalir lancar ke bagian belakang rumah, sehingga membuat rumah menjadi sehat karena sirkulasi udara lancar.
Tembok Pembatas antar Rumah
Lalu genting rumah masih menggunakan keramik, menjadikannya tidak berisik ketika hujan dan juga mampu menahan udara panas dan dingin. Selain itu bisa menahan kebisingan, hanya proses pemasangannya sedikit rumit. Ini juga menjadikan perumahan Relife Greenville layaknya perumahan "hand made" karena prosesnya pembangunnya mengorbankan kecepatan (buru buru) agar kualitas tetap terjaga. Untuk pintu - pintu serta lantai keramik, saya lihat masih standart sama seperti yang perumahan lain, hanya untuk besaran kamar Relife masih memikirkan ke-ergonomis-an sehingga ketika kita masukan kasur, kamar masih mempunyai ruang untuk beraktifitas. Ini juga salah satu point plus untuk Relife. Kemudian untuk desain, karena didesain oleh orang orang muda alumni UI menjadikan desain-nya segar, tidak seperti desain perumahan lain yang bentuknya itu itu saja.
Semua Panel Listrik dari Panasonic
Lalu instalasi listrik masuk kategori cukup rapi dengan mudah dijangkau serta dari merk yang bagus. Juga ada instalasi kabel antena serta lampu taman yang disediakan khusus.
Air Tanah untuk menyiram taman
Lalu untuk kualitas air di perumahan ini bervariasi. Bervariasi maksud saya adalah beberapa blok perumahan ada yang bisa langsung jernih beberapa blok lagi ada yang cukup lama untuk menjadi jernih. Tetapi setelah 2 bulan ke atas air akan berangsur angsur jernih, jika anda kurang sabar bisa menggunakan filter air. Biasanya pasir hitam masih terbawa, akan tetapi pasir hitam ini menandakan air bisa jernih dan bersih karena ada lapisan pasirnya. Untuk proses kejernihan air saya rasa hal ini sangat wajar, dan terjadi di semua perumahanan. Anda cukup beruntung bisa merasakan air tanah cileungsi dibanding para penduduk di kawasan kota jakarta yang sudah memakai PAM semua. Lokasi perumahan yang sebelumnya rawa atau sawah biasanya air tanahnya kurang bagus, dan jika perumahan anda belum ada jaringan PAM maka anda akan kesulitan memperoleh air bersih. Jika anda ragu dengan kualitas air perumahan yang anda beli, anda bisa cek "masa lalu" lokasi tanah dengan tips yang pernah saya tulis di sini. "Ilmu hitam" yang saya tulis pada artikel tersebut sedikit banyak membantu anda untuk mengecek masa lalu lokasi perumahan yang akan anda beli, atau cara gampangnya anda tanya ke penduduk sekitar, jangan tanyakan ke pihak developer karena mereka akan omong yang baik baik saja.
Garansi bagunan rumah yaitu 3 bulan, artinya selama 3 bulan jika ada kerusahan misal bocor atau instalasi lainya, anda berhak memperoleh perbaikan secara gratis. Ini juga saya rasa di semua perumahan sama, akan selalu ada garansi bangunan.
Jika sedang musim hujan, rumput jepang bawaan dari developer harus sering dipotong karena efek dari tanah yang subur dan air yang cukup serta sinar matahari yang berlimpah menjadikan rumput jepang cepat gondrong, harus sering dipotong agar rapi. Jika anda seorang yang malas memotong rumput anda bisa mengganti rumputnya menjadi rumput gajah mini, yang juga tidak kalah bagus dari rumput jepang, asal dirawat dengan baik. Security yang ramah, kadang kita menemukan banyak perumahan yang security-nya cuek dan jutek. Hal ini tidak terjadi di Relife GreenVillie Cileungsi , mungkin karena sudah merupakan SOP dan seleksi di awal. Ini juga yang menjadikan para penghuninya nyaman.
Masjid Al Barakah - RGV
Tidak lupa Relife membuatkan tempat ibadah yang hadir di tengah perumahan yaitu Masjid Al Barakah, bangunan masjid berkonsep tropis ini menjadi keunikan tersendiri di perumahan ini.
Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa - Kota Wisata
Bagi anda yang beragama Kristen Katolik, gereja terdekat dari perumahan yaitu di Gereja Maria Bunda Segala Bangsa yang terletak di kawasan Kota Wisata. Untuk yang beragama Kristen Protestan banyak sekali gereja di sepanjang jalan Transyogi dan perumahan di sepanjang jalan Transyogi.
Pura Widya Dharma Cibubur
Vihara Bhakti Pramuka Cibubur
Untuk yang beragama Hindu ada Pura Widya Dharma di dalam Bumi Perkembahan Cibubur, serta untuk yang beragama Budha ada Vihara Bhakti Pramuka juga sama, kedua tempat ibadah ini bersebelahan.
Untuk sekolah ada Regina Caeli dan Al Azhar BSD di Metland Cileungsi. Metland School juga ada, serta SMAN2 Cileungsi.
Seolah Regina Caeli - Metland Transyogi
Metland School
Pasar terdekat sekitar 5 menit dari perumahan yaitu Pasar Serang, kemudian SPBU terdekat juga sekitar 5 menit dari perumahan. Giant Cileungsi dan Metropolitan Mall bisa menjadi tempat anda untuk belanja sekitar 10 menit dari perumahan Relife Greenville.
Terminal Bus Cileungsi
Terimal Bus Cileungsi sekitar 15 menit dari perumahan, merupakan terminal terdekat yang bisa menjadi tempat anda membeli tiket bus untuk pulang kampung.
Taman Buah Mekarsari
Ada juga tempat wisata taman buah Mekar sari sekitar 15 - 20 menit dari Relife Greenvile.
Pembangunan JORR2 - Burangkeng
Jika anda mencari hunian dengan kualitas setara Relife Greenville Cileungsi di tempat lain, mungkin anda akan mendapatkannya. Akan tetapi dengan harga yang jauh lebih mahal, entah itu karena developernya yang sudah terkenal, atau karena tempatnya yang sudah terkenal / strategis sehingga sangat mahal. Ingat, daerah cibubur dan cileungsi ini adalah daerah yang akan "booming" di masa depan karena akan hadirnya JORR2 dan LRT
Stasiun LRT Cibubur - On Progress
Pembangunan tol JORR2 merupakan solusi bagi kemacetan yang sering terjadi di jalan Transyogi, rencana tahun 2019 tol ini akan mulai beroperasi.
TransPark Cibubur - Can u see the Roller Coaster?
Dan satu lagi wahana Transpark Cibubur yang saat tulisan ini ditulis, Mall TransPark Cibubur sudah jadi, hanya wahana bermain yang masih dalam proses pembangunan. Jadi saat ini merupakan tahun yang tepat untuk membeli sebelum harganya menjadi tidak masuk akal dan tidak terjangkau lagi karena berbagai fasilitas yang hadir di sekitar Relife Greenville Cileungsi.
Metropolitan Mall Cileungsi
Giant Supermarket - Metland Transyogi
Jika Relife Greenville dan perumahan lain di sekitaran jalan setu merupakan perumahan yang mendapatkan fasilitas secara "tidak langsung" dari perumahan besar lainnya mungkin ada benarnya. Misal mall terdekat dengan RGV adalah Mall Metropolitan Mall yang dibangun oleh Metland, kemudian wahana bermain air bisa di Water Joy di Harvest sekitar 15 menit yang bersebelahan dengan area bermain gokart.
Sirkuit Gokart di Harvest City - Cileungsi
Water Joy - Harvest City
Memang konsep yang dibangun untuk Relife Greenville Cileungsi adalah membuat suasana desa nang hijau di sekitar perumahan, juga menjadi habitat baru bagi burung burung dan kupu kupu. Jadi jika anda menginginkan perumahanan yang full fasilitas dan sudah banyak pertokoan untuk kelas menengah anda bisa membeli di Metland Cileungsi, atau anda ingin yang lebih bagus dan lebih luas perumahannya anda bisa beli di Harvest City. Jika anda suasan desa nang hijau dengan situasi yang tidak begitu ramai, maka Relife GreenVille Cileungsi pilihan yang tepat. Tidak ada pilihan yang salah karena setiap developer sudah punya tujuan pasar mana yang akan dituju. Istilahnya jika anda penghuni Relife Greenville main ke mall Metropolitan Mall, seperti orang dari "desa" yang main ke "kota". Daerah di cibubur juga merupakan hunian favorit nomor dua yang saat ini harganya paling murah di antara lokasi favorit lainnya di sekitaran Jabodetabek , anda bisa lihat tulisan dari Kompas Property disini
Perumahan ini mendapatkan penghargaan The Finest Concept Housing pada tahun 2014 untuk kategori Residental Project pada Properti Indonesia Award. Di bawah ini, beberapa tips yang saya tulis untuk mendapatkan lokasi perumahan yang bagus, yaitu :
Portofolio, cek portofolio developer yang membangun perumahan yang anda inginkan, dari sini terlihat developer anda bukan developer yang "build and run". Juga dari sini anda bisa melihat "masa depan" perumahan anda akan seperti apa, dengan melihat "masa lalu" produk yang sudah dihasilkan si developer.
Review, cari review di internet. Memang tidak ada developer yang sempurna, maka akan selalu ada komentar negatif, akan tetapi anda bisa melihat banyaknya komentar negatif atau positif, atau anda bisa mengecek langsung kondisi di lapangan.
Lokasi, cek lokasi perumahan yang anda tempati akan berkembang atau tidak, misal adanya pembangunan akses tol. Cara paling gampang adalah, cek apakah banyak developer kelas gajah berinvestasi tidak di kawasan tersebut, jika iya dipastikan kawasan tersebut akan berkembang. Ini dikarenakan developer kelas gajah tersebut mendapatkan "bocoran" dahulu mengenai master plan di kawasan tersebut.
Banjir, cek kawasan tersebut apakah mempunyai sejarah banjir atau tidak. Ini sangat penting, karena jika kawasan perumahan anda banjir, atau mempunyai sejarah banjir dipastikan anda akan sulit sekali mendapat solusi, adapun akan sangat lama. Jika anda sudah pewe alias posisi wenak, maka akan sulit sekali untuk pindah dari perumahan tersebut, bisapun jadi kerja dua kali.
Kemampuan Finansial, ini juga sangat penting. Anda bisa cek ke diri anda sendiri apakah kira kira anda mampu mencicil KPR tiap bulan dari harga rumah yang anda beli. Jika BISA tapi harus mengirit di sisi A misalnya, maka ambilah. Jika BISA tetapi harus mengirit di sisi A, ini dan itu, mungkin harus anda pertimbangkan lagi.
Klik, mendapatkan perumahan seperti mendapatkan jodoh. Anda akan merasa nyaman dan "klik" ketika memasuki perumahan atau rumah yang anda lihat, hal ini terjadi karena di dalam anda sendiri sebenarnya mempunyai gambaran "ideal dan cocok" menurut bawah sadar anda sehingga anda akan merasa nyaman ketika melihat sebuah rumah.
Jika anda berminat melihat atau ingin membeli rumah di RGV anda bisa WA Only ke sini untuk saya hubungan dengan PIC Marketing yang pernah saya kenal.