The Way Of Life
Google

Wednesday, September 23, 2020

Solusi Personal Hotspot iPhone Sering Putus


Jika anda pemilik iPhone tentu pernah atau sering menggunakan iPhone anda sebagai hotspot internet atau kadang disebut juga tethering. Masalah yang sering muncul dan juga saya alami sebagai pemilik iPhone yaitu koneksi Personal Hotspot sering putus (disconnect)  antara laptop dan iPhone  yang menyebabkan saya harus berulang kali mengkoneksikan kembali (reconnect). Hal ini tentu sangat merepotkan. Kali ini saya akan  berbagi solusi dan sudah saya buktikan sendiri berhasil dari berbagai solusi di internet yang sudah pernah saya coba.

Langkah – langkahnya yaitu :

1. Reset Network Setting. Masuk ke menu Setting – General – Reset – Reset Network Settings, reset ini akan menghilangkan settingan Network antara lain Personal Hotspot, Histori ID wifi yang pernah konek dengan iPhone kita, dan juga nama iPhone anda ( General – About – Name ) akan kembali ke nama default-nya yaitu iPhone.


Reset Network Settings

2. Setting Personal Hotspot. Menu Personal Hotspot akan hilang setelah anda melakukan Reset Network Setting, oleh karena itu kita harus memunculkan kembali. Caranya yaitu masuk ke menu Setting – Cellular – Cellular Data Network – Personal Hotspot

APN Setting


Kemudian masukan APN, Username dan Password

TELKOMSEL

APN                   : internet

Username           : internet

Password            : wap123

 

INDOSAT

APN                   : internet

Username           : gprs

Password            : im3

 

XL

APN                   : internet

Username           : xlgprs

Password            : proxl

 

Axis

APN                   : Internet

Username           : AXIS

Password            : 123456

 

Three

APN                   : 3data

Username           : 3data

Password            : 3data

 

3. Aktifkan Personal Hotspot. Nama iPhone anda akan kembali direset menjadi nama default  yaitu iPhone, oleh karena itu anda perlu mengganti namanya menjadi lebih personal agar ketika anda melakukan tethering di tempat umum anda tidak ada bingung untuk mencari sinyal tethering dari iPhone anda. Caranya yaitu masuk ke menu General – About – Name, lalu ganti nama iPhone anda, kemudian untuk mengaktifkan Personal Hotspot masuk ke menu Setting – Personal Hotspot lalu setting Wi-Fi Password setelah itu aktifkan HotSpot dengan mengaktifkan opsi Allow Others to Join.

 

Personal Hotspot ON

Tetapi jika hasilnya sama saja, dan ketika menjelang magrib ( jam 18.00an ) atau jam 2 sampai jam 5 pagi internet normal, dipastikan pemakai jaringan internet (mis: 4G LTE) melalui jalur seluler di daerah anda sudah overload sehingga jaringan internet sering putus.

Apple sendiri mengkonfirmasi adanya bugs pada Personal Hotspot, jadi jika iPhone anda memungkinkan update iOS, ada baiknya diupdate dahulu, sebelum memakai solusi terakhir pada akhir tulisan ini. Anda bisa cek di Menu Setting - General - Software Update. Pengalaman saya setelah update iOS dari ver 14.4.2 ke 14.5.1, personal hotspot iPhone SE 1st Gen saya menjadi stabil dan jarang putus. Mungkin anda bisa memakai solusi ini dahulu sebelum memakai solusi terakhir di bawah.

iOS 14.5.1 - up to date

Kemungkinan lain adalah iPhone anda sudah "aus" di sirkuit pemancar WIFI-nya sehingga jika digunakan sebagai personal hotspot akan sering disconnect atau putus. Hal ini juga terjadi pada smartphone milik teman saya yang lain. Ini disebabkan karena smartphone tidak didesain sebagai personal hotspot utama, sehingga daya tahan hardware-nya akan berbeda dibanding WIFI Router atau Modem WIFI. Oleh karena itu jangan terlalu sering menggunakan smartphone sebagai Personal Hotspot. Mungkin tidak akan rusak seperti tidak bisa digunakan lagi personal hotspot-nya tetapi "penyakit" yang sering muncul adalah sering putus ketika digunakan sebagai personal hotspot.

Salah satu faktur sinyal Personal Hostspot stabil juga tergantung kondisi sinyal operator internet kartu GSM di lokasi anda apakah naik turun, atau load-nya sedang tinggi sehinga menyebabkan sinyal tidak stabil. Jadi faktor ini juga perlu anda perhatikan selain dengan cara reset di atas.

Solusi terakhir jika anda hanya menggunakan seorang diri, gunakan Kabel Lightning atau kabel data sesuai tipe iPhone yang anda punyai, kemudian dicolok langsung pada di Port USB. Dijamin tidak akan terjadi putus lagi dan aliran data lebih cepat.


Kabel Lightning iPhone SE ( 1st Gen)


Tampilan Personal Hotspot di Windos jika menggunakan Kabel

Semoga bermanfaat.

Hardware   : iPhone SE First Generation

Software    : iOS 14

Sumber diambil dari sini

Labels: , , , ,

Tuesday, June 02, 2015

Leader Creates Leaders

Hendry Santriago merupakan salah satu orang Indonesia yang dipercaya untuk memimpin GE di Indonesia. Pada salah satu kesempatan dia pernah mengatakan bahwa GE adalah perusahaan  yang unik karena bisa bertahan selama 123 tahun pada saat tulisan ini dibuat ( GE berdiri sejak 1892 ). Bagaimana sebuah perusahaan bisa bertahan begitu lama? Salah satu alasannya adalah kultur di GE yaitu pemimpin menciptakan pemimpin baru. Pemimpin di sini tidak selalu anak dari pemilik perusahaan tetapi juga orang luar yang mampu untuk memimpin GE. Tidak ada yang salah jika sebuah perusahaan dilanjutkan kepemimpinannya oleh anak, cucu atau saudara dari pemilik perusahaan tersebut. Akan tetapi jika memang anak, cucu atau saudara tersebut tidak mampu maka bisa dibuka kesempatan oleh orang luar yang lebih mampu.

Oei Tiong Ham salah satu pengusaha di Indonesia yang terkenal dengan julukan "Raja Gula dari Semarang" pada era awal abad 19, puncak kejayaan bisnis berada di periode 1920-an. Untuk pemikiran di era-nya Oei Tiong Ham sudah "open mind" karena dia hanya memilih anaknya yang memang berbakat untuk melanjutkan bisnisnya ( dia mempunyai 26 anak dari 8 istri ). Karena hal inilah juga dia pindah ke Singapura karena keputusannya bertentangan dengan salah satu  hukum Belanda saat itu, yaitu hukum waris. Hukum waris Belanda mengharuskan Oei Tiong Ham membagi rata warisannya kepada semua anak dan itu tidak dilakukan oleh Oei Tiong Ham. Meskipun demikian akhirnya kerajaan bisnis Oei Tiong Ham runtuh pada tahun 1964 karena kondisi politik Indonesia saat itu.

Sepeninggal Steve Jobs, banyak orang bertanya tanya mengenai kelangsungan Apple tanpa Steve Jobs. Dapatkah Apple bertahan dengan gempuran dari kompetitor? Dapatkan Tim Cook dan team Apple menciptakan produk yang unik dan inovatif seperti Apple dahulu. Dan sekarang kita bisa lihat Apple masih mempunyai taring, karena Steve Jobs atau Apple berhasil menciptakan pemimpin baru sehingga Apple masih bisa berjaya.
Sangat penting sebuah perusahaan untuk meng-create New Leader demi kelangsungan hidup perusahaan.

Labels: ,

Saturday, January 31, 2015

iTunes download error. Tap to retry


Sewaktu membeli lagu di iTunes, saya kesulitan untuk mendownload 2 lagu pada Album PeterPan "Sebuah Nama Sebuah Cerita". Mengapa saya membeli album ini, yaitu karena album ini berisi 30 lagu terbaik PeterPan di masa lalu :). 2 Lagu yang error ketika saya download adalah Bintang di Surga dan Jauh Mimpiku. Berulang kali saya download melalui jaringan wifi tetapi selalu gagal, sampai akhirnya tagihan iTunes sudah masuk ke e-mail saya.
Sebenarnya saya ingin me-replay email tagihan tersebut atas kegagalan download 2 lagu yang sudah saya beli, tetapi dalam tagihan tersebut terdapat link Report a Problem yang akhirnya saya klik link tersebut.


Dan saya pilih item masalahnya adalah "Item didn't download or can't be found". Ternyata iTunes menyarankan untuk mendownload via iTunes yang sudah terinstall di laptop saya. 


Setelah beberapa kali retry akhirnya 2 lagu tersebut terdownload juga dan langsung saya Syncronize ke iPhone. Akhirnya lengkap sudah 30 lagu PeterPan dalam Album Sebuah Nama Sebuah Cerita yang sudah saya beli. Terima Kasih iTunes.

Labels: , ,

Saturday, January 03, 2015

Ternyata Gratis


Dengan adanya iPhone 4s, tentu saja saya migrasi file musik yang sudah saya punya di PC untuk ditransfer ke iPhone, selain juga membeli album via iTunes Music Store. Suatu kali saya mentransfer file lagu dari album U2 - Songs of Innocence yang sudah saya "punya" :). Nah keanehan terjadi ketika lagu tersebut sudah masuk ke iPhone terlihat ada icon download, yang tentu saja aneh bagi saya. Saya sudah punya lagu-nya kok iTunes begitu baik-nya memberi opsi download atau ini adalah "jebakan batman" dari iTunes jadi ketika saya sudah mendownload nanti tagihan menyusul :). Setelah browsing di internet, ternyata memang group band U2 membagi - bagikan album terbaru-nya secara gratis melalui iTunes. Bahkan ketika tulisan ini ditulis saya belum mendownload-nya, nanti harus cari sinyal wifi  dulu agar lancar download-nya. Memang group U2 sudah sejak lama sering berkolaborasi dengan Apple, salah satunya adalah dahulu Apple pernah meluncurkan iPod U2 Edition. Memang untuk saat ini iTunes masih menjadi tempat terbaik untuk jual beli musik online dan tentu saja tempat promosi seperti yang dilakukan group band besar seperti U2.

Labels: ,

Wednesday, October 29, 2014

Membeli Lagu di iTunes

 

Salah satu kelebihan ketika kita membeli produk Apple khusunya iPhone,iPad dan iPod adalah kita bisa membeli lagu kesukaan kita di iTunes Store. Awalnya saya tidak tertarik membeli lagu via iTunes karena dengan aplikasi iTunes yang diinstall di komputer, kita bisa mentransfer file lagu mp3 kita ke iPhone kesayangan kita. Awalnya tertarik membeli lagu via iTunes adalah ketika salah satu teman mempunyai lagu Kla Project yaitu Gerimis yang dikemas dalam album Klakustik. Lagu ini merupakan lagu kenangan ketika awal sekali saya menapakan kaki di Yogyakarta untuk kuliah yaitu tahun 1996, salah satu teman kost menyetel album Klakustik. 
Akhirnya daripada mencari lagu mp3 di internet yang tidak jelas kualitasnya, saya mencoba membeli album Klakustik di iTunes. Sebenarnya iTunes merupakan ide jenius Steve Jobs dan team di Apple Corp untuk memerangi pembajakan lagu dan tentunya memberi penghargaan kepada para pencipta lagu. Album Klakustik ini sangat spesial selain karena diaransemen secara akustik, album ini direkam secara live yang tentunya mempunyai tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Artinya album ini merupakan album wajib yang harud dikoleksi oleh para Klanis. Setelah mengisi data kartu kredit di Apple ID kemudian dimulailah transaksi pembelian di iTunes.

Nah bagi rekan rekan yang menggunakan paket data "horor" alias hemat, untuk pembelian dan mendownload lagu yang dibeli saya sarankan menggunakan koneksi wifi yang stabil. Saya sendiri karena menggunakan paket data "pahe", akhirnya menggunakan fasilitas wifi.id di salah satu mall, yaitu dengan SMS ke 8108 format NET (spasi) 5000. Akhirnya saya membeli 2 album Klakustik agar puas. Setelah terdownload semuanya memang kualitas lagu di iTunes setara file .mp3 kualitas 320 kbps alias KW Super. Dan tentu saja dengan dukungan EarPod menjadikan mendengarkan music di iPhone semakin mantab. Besaran file lagu-nya sendiri mencapai puluhan Mb per lagunya. Semoga dengan adanya iTunes ini kita dapat lebih menghargai karya para pemusik Indonesia. Nah album di bawah ini adalah "korban" bulan depan :)



Labels: , ,

Sunday, September 07, 2014

EarPod bermasalah


Sekitar bulan Juli 2014 saya membeli EarPod di iBox Central Park, Jakarta untuk melengkapi iPhone 4s. Karena headset bawaan iPhone 4s kurang bagus. Pada awalnya EarPod saya tidak bermasalah, hingga suatu saat saya tidak bisa mengontrol volume music (tombol + dan tombol -) di iPhone melalui EarPod. Malah kadang EarPod dengan sendirinya mengaktifkan voice control. Setelah meminjam headset iPhone milik teman untuk saya test di iPhone 4s saya, saya pastikan EarPod saya yang bermasalah. Karena janji iBox bahwa EarPod garansi selama 6 bulan, maka saya bawa kembali EarPod saya ke iBox Central Park, Jakarta. Ternyata untuk pelayanan service bukan di iBox Central Park, melainkan salah satu tempatnya yaitu di iBox Mall Kelapa Gading 3 GF #40, karena yang paling dekat dengan rumah saya. Ketika sampai di lokasi saya segera diarahkan ke bagian service, dan saya segera menuturkan masalah EarPod saya, kemudian setelah mengisi bukti tanda terima, saya harus menunggu 10 hari kerja untuk mendapatkan EarPod baru saya. Semoga bermanfaat bagi rekan - rekan.


Labels: ,

Sunday, July 27, 2014

iPhone 4s ala Steve Jobs


Sebagai salah satu fans Steve Jobs, baru kali ini saya bisa memiliki salah satu "Masterpiece" Steve Jobs yaitu iPhone 4s. Meskipun saya membeli ketika iPhone 5, iPhone 5s dan 5c sudah muncul. Saya rasa produk terakhir Apple yang melewati  "Quality Control" Steve Jobs adalah iPhone 4s. Jadi iPhone 4s adalah sangat spesial.


Ketika awal membeli iPhone 4s, OS-nya sudah terinstall iOS 7, jadi saya tidak perlu mengupgrade-nya. Dari pertama memegang iPhone 4s, memang sudah terasa build quality yang bagus, apalagi dibalut material alumunium membuat kesan pertama memegang iPhone 4s begitu membekas  dan ketika digenggam terasa pas di tangan.  Segera juga saya membeli screen quard dan silicon case untuk membalut iPhone 4s baru saya. Segera saya copot Sim Card dari ponsel lawas ke "rumah baru"-nya, apa daya penjaga toko mengatakan Sim Card saya terlalu jadul sehingga tidak bisa dipotong karena terlalu lebar bagian tembaga-nya. Kesenangan saya terhenti sejenak, akhirnya saya segera menuju GraPARI  di dekat toko tersebut dan ternyata habis stok-nya. Akhirnya saya harus menuju GraPARI Wisma Alia Jakarta Pusat yang memang bisa melayani 24 jam. Akhirnya saya mendapat Sim Card baru dalam bentuk Micro Sim Card agar bisa masuk ke dalam iPhone 4s.

iPhone  4s terasa agak berat ketika dipegang, hal ini menimbulkan kesan mantab. iPhone 4s merupakan versi revisi dari iPhone 4, selain dibekali fitur GPS juga dilengkapi dengan GLONNASS yaitu GPS yang dikembangkan oleh Uni Soviet era Perang Dingin dan kemudian dilanjutkan oleh Rusia. Pada saat iPhone 4s keluar, Apple tidak mengeluarkan seri lain, artinya Apple benar benar fokus dalam membuat iPhone 4s. Tidak seperti pabrikan lain yang membuat banyak sekali seri dalam satu kali launching. Hal ini terlihat dari kematangan desain yang ada di iPhone 4s. Untuk spesifikasi hardware iPhone 4s tidaklah seistimewa para pesainnya dengan prosesor A5 dual core 1 GHz,GPU PowerVR SGX 543MP2, RAM 512 Mb dan kamera 8 Megapixel. Tetapi kelebihan iPhone adalah pada desain, operating system dan aplikasi yang bejibun. Meskipun pabrikan lain mempunyai spesifikasi yang jauh lebih tinggi tapi secara desain masih kalah jauh dengan iPhone 4s dan kalau boleh dibilang belepotan, dari penempatan tombol dan home button. iPhone 4s pada awalnya dibekali dengan iOS 5 dan ketika saya membeli sudah terinstall iOS 7 dan sekarang iPhone 4s masih didukung untuk diisi dengan "Roh" baru yaitu iOS 8. Hal inilah yang pabrikan lain tidak bisa mengikuti untuk membuat produknya disupport sampai  4 versi OS secara terus menerus. Kemudian untuk layar dengan teknologi Retina Display dan lapisan Corning Gorilla Glass sudah lebih dari cukup untuk mendukung keindahan tampilan iOS 7, dan kamera belakang dengan resolusi 8 Megapixel cukup cepat untuk mengambil gambar dan kualitas gambarnya sangat memuaskan bagi saya, sebagai pengguna awal.
Untuk dukungan aplikasi jangan kuatir, App Store masih yang terbaik dalam koleksi aplikasi dibanding Android dan rival yang lain. Bahkan para developer aplikasi masih mengutamakan aplikasinya lounching dahulu di App Store daripada di tempat lain. Untuk tampilan aplikasi juga biasanya lebih baik dibanding di OS lain.

iPhone 4s juga varian yang pertama kali diinstall dengan aplikasi Siri, yaitu asisten pintar milik Apple. Dengan Siri kita bisa bertanya dan berinteraksi layaknya asisten pribadi kita. Hadirnya Siri juga membuat pabrikan lain membuat aplikasi yang sama yaitu Google Now dan Cortana milik Microsoft. Apple sendiri sekarang bekerjasama dengan IBM  untuk solusi Enterprise dan bukan tidak mungkin Siri menjadi jauh lebih jenius dari sekarang dengan teknologi yang juga dikembangkan oleh IBM yaitu IBM Watson. IBM Watson merupakan super komputer yang bisa menjawab pertanyaan dengan bahasa manusia dan memenangkan kuis Jeopardy. Jadi kita lihat saja perkembangannya nanti.

Saya sendiri jarang menggunakan Siri, saya lebih sering menggunakan Voice Control yang tingkatannya beberapa level lebih rendah di bawah Siri. Contoh penggunaannya adalah dengan menahan penekanan tombol Home kemudian kita perintahkan dengan bahasa Inggris tentunya misal " Call Andy", "Play Album Katty Perry", dan sebagainya. Juga jika menggunakan EarPod, kita bisa mengaktifkan Voice Control dengan menahan tombol tengah beberapa saat, kemudian kita ucapkan "Call Steve Jobs!", atau "Play Album Queen!", maka iPhone akan secara otomatis melakukan apa yang kita perintahkah, sangat simple bukan?

Untuk aplikasi Banking seperti Mandiri dan BCA yang saya pakai juga secara tampilan lebih bagus dibandingkan dengan aplikasi yang sama yang berjalan di Android.


Untuk musik, headset bawaan iPhone 4s kurang bagus, meskipun rekan lain bilang suaranya bagus. Saya bilang headset iPhone 4s tidak bagus, bahkan seperti headset jadul seperti jaman walkman dan suaranya pun biasa saja. Oleh karena itu saya membeli EarPod untuk mendengarkan musik dari iPhone 4s. Dengan desain yang unik dan dengan harga kalo boleh dibilang cukup mahal, suara EarPod tidak mengecewakan, meskipun tidak sangat superior. Dan memang Apple sudah mendesain sedemikian rupa agar semua aksesoris menyatu dengan iPhone, untuk menambah dan mengurangi volume anda cukup menekan tombol + dan - pada tombol EarPod, kemudian untuk Pause anda cukup mengklik sekali pada bagian tengah, ganti lagu klik dua kali, sangat simple. Ketika anda mencolokan Earpod, anda cukup mengklik satu kali bagian tengah untuk menyetel musik tanpa membuka aplikasi musik, intinya segala kemudahan penggunaan sudah dipikirkan Apple. Satu lagi untuk desain tombol Earpod, mungkin kelihatan sepele, desain tombol earpod sangat intuitif, ketika dengan mata tertutup posisi headset terpasang, cukup dengan meraba kita akan tahu mana bagian atas atau bawah dan bagian tengah karena ada lekukan yang membuat kita tahu, hal sekecil itu para desainer Apple juga sudah memikirkan dengan baik.

Ketika kita sedang menggunakan headset / Earpod sambil mendengarkan musik, tiba - tiba ada notifikasi masuk entah itu dalam bentuk SMS atau WhatsUp atau yang lain, maka volume musik akan pelan sebentar kemudian naik lagi, hal ini cukup elegan daripada ada bunyi nada notifikasi lain di tengah musik yang sedang kita dengarkan.

Untuk memasukan lagu anda harus menginstall iTunes di komputer anda, iTunes juga berfungsi untuk membackup data dan setting iPhone anda. Kemudian ditambah fitur iCloud yang berfungsi membackup data anda secara cloud di server apple, untuk membackup anda harus menggunakan koneksi wifi.
Ketika anda membawa iPhone 4s, kemudian bertemu dengan teman yang membawa iPhone 5 atau 5s anda tidak akan minder karena selain OS yang sama, juga desain iPhone 4s masih cukup keren disandingkan dengan kedua "adik"nya tersebut. Apalagi jika dibandingkan dengan produk lain semisal Samsung Galaxy dan Xperia model terbaru pun, anda masih cukup pede, karena kehalusan tampilan iOS 7 masih belum terkalahkan oleh Android. Bukan karena saya memiliki iPhone sehingga saya membela mati matian, tapi itulah kenyataannya. Tapi terlepas dari itu di masa yang akan datang tentu Android dengan dukungan dana R & D dari Google yang cukup besar bukan tidak mungkin menyaingi iOS. Bagaimanapun Android awal kebangkitannya karena menjiplak tampilan iOS sehingga bisa diterima oleh masyarakat dan berkembang sampai sekarang. Kemudahan penggunaan navigasi yang  intuitif juga menjadi point penting di iOS 7.


Dengan batere yang hanya 1.432 mAh, maka diperlukan powerbank untuk menemani iPhone. Ketika kita membeli suatu produk yang bagus tentu alat pendukungnya juga harus yang baik atau setara, oleh karena itu saya memilih PowerBank Philips 10.400 mAh, memang agak mahal tetapi fitur - fiturnya lumayan bagus, antara lain : Overload Protector dan Overcharge Protector, yaitu ketika PowerBank sudah full ketika dicharge maka PowerBank yang menghentikan proses pengisian dengan sendirinya, juga ketika iPhone atau Smartphone sudah fullcharge, maka PowerBank akan menghentikan aliran arus listrik ke iPhone atau Smartphone kita. Untuk iPhone 4s saya pakai Output keluaran 5V 1A, jika nanti iPad Mini Retina Display sudah terbeli baru menggunakan OutPut 5V 2.1 A. Masih banyak PowerBank yang berkualitas dan bagus di pasaran, hanya saya memilih Philips untuk menemani Iphone 4S.

Satu lagi, iPhone seperti produk premium yang lain, dibekali dengan banyak ringtone dengan nada  yang elegan dan keren.
 
Demikian pengalaman dari saya mengenai iPhone 4s, semoga bermanfaat bagi rekan rekan.

gambar diambil dari sini dan sini.

Labels: , , ,

Wednesday, January 16, 2013

Steve Jobs ( flashback)


Kali ini saya akan flashback, terhadap sosok alm Steve Jobs, ketika dia direkrut atau bergabung lagi dengan Apple. Tahun 1996 Apple membeli NEXT yang didirikan oleh Steve Jobs seharga $429 juta, sehingga secara otomatis Steve Jobs masuk kembali ke Apple. Jika kita lihat baik NEXT maupun Steve Jobs sendiri mempunyai track record yang bagus, jadi ketika NEXT dibeli Apple dalam kondisi yang bagus, bukan hampir bangkrut. NEXTSTEP merupakan OS yang sangat spesial di jamannya, NEXTSTEP dipakai di Swiss Bank Corportation, kemudian National Security Agency, Central Intelligence Agency, dan masih banyak lagi. Tim Berner Lee menggunakan NEXT untuk menciptakan web browser dan web server pertama di dunia. Juga game pioneer game 3D Doom diciptakan menggunakan mesin NEXT, saya sempat memainkan game Doom sewaktu kuliah. Game 3D yang berjalan di atas DOS!
Steve Jobs sempat tersinggung karena dipandang NEXT terlambat meluncurkan sebuah produk di era 80an. Jobs menanggapi "Terlambat? Komputer ini ( NEXT) lebih maju 5 tahun dari sekarang!"
Akhirnya teknologi special NEXT banyak diterapkan dalam membangun Mac OS X yang sekarang berjalan di mesin mesin Apple.
Steve Jobs juga mempunyai PIXAR yang membuat film animasi 3D yang fenomenal Toy Story, Steve membeli PIXAR dari George Lucas seharga $10 juta. NEXT juga sempat menggarap OPENSTEP dengan Sun Microsystem untuk menjadi sistem masa depan Sun.
Intinya ketika Steve Jobs bergabung lagi dengan Apple, posisi Steve Jobs lebih baik daripada Apple waktu itu. Apple saat itu sedang dalam kondisi terpuruk karena produknya banyak gagal di pasar.
Kita bisa mengambil pelajaran dari Steve Jobs, bagaimana dia bangkit setelah dikeluarkan dari Apple dan membangun perusahaan baru, membeli perusahaan dan akhirnya kembali ke Apple.

gambar diambil dari sini

Labels: , , ,

Friday, November 16, 2012

Apple in Twin Peaks

Twin Peaks adalah sebuah serial televisi yang hadir di Indonesia sekitar tahun 90an melalui TVRI, ketika saya kala itu masih duduk di bangku SMP. Sebuah serial yang pada era-nya menjadi booming di Amerika. Dan saya pun menjadi salah satu penggemar Twin Peaks kala itu. Serial yang dibuat oleh sutradara jenius David Lynch dan peran utama digawangi oleh Kyle McLachlan mempunyai cerita yang komplek dan dialog yang berisi, bahkan sampai sekarang sangat sulit mencari serial sekualitas Twin Peaks. Belum lama ini saya mendapat kesempatan untuk nostalgia lagi, melihat semua episode Twin Peaks. Bagi rekan rekan seangkatan saya pasti menyukai theme song Twin Peaks awal yang melegenda tersebut. 


Dengan adanya 'kesempatan kedua' saya menonton serial Twin Peaks saya dapat melihat lebih detail semua unsur yang ada di serial tersebut, dan salah satunya adalah komputer Apple. Komputer Apple muncul hampir di setiap episode, karena komputer Apple Macintosh tersebut terletak di ruangan Lucy Moran yang diperankan oleh Kimmy Robertson yang bertugas sebagai resepsionis di kantor Sheriff Twin Peaks. 


Kemudian kemunculan komputer portable pertama Apple yaitu Apple Macintosh Portable di Season 2 Episode 11 ( Masked Ball ). 

Kedua produk Apple tersebut memang lahir di era 90an, dan mungkin saat itu menjadi satu satunya komputer yang 'layak' untuk tampil di sebuah film :). Pada saat kedua produk ini muncul, Steve Jobs sedang tidak di Apple karena dikeluarkan dari Apple dan sibuk dengan perusahaan barunya yaitu NEXT Computer. Dan sampai saat ini pun, banyak sekali film yang digunakan Apple sebagai media promosi, mulai dari produk iPhone sampai MacBook


"Diane, 11:30 am, February 24th. I'm entering the town of Twin Peaks."

gambar diambil dari sini

Labels: , ,

Monday, August 20, 2012

Keuntungan Sesaat

Belum lama ini saya membeli sebuah komponen visual basic dari vendor lokal, komponen ini berfungsi untuk mengkoneksikan ke sebuah alat. Satu sisi saya tidak ingin berpusing ria untuk membuat komponen sendiri karena waktu yang terbatas, kemudian saya ingin fokus untuk membuat bussines logic-nya daripada berkutat untuk mengkoneksikan ke alat tersebut. Akhirnya transaksi jual beli pun terjadi, komponen tersebut saya terima melalui e-mail, kemudian saya coba dan berhasil. Seiring dengan berjalannya waktu ada beberapa kendala yang saya temui, yang ketika saya e-mail masalah saya ke beliau, kemudian saya hubungi via YM tidak ada balasan. Akhirnya saya membuat trik terhadap code yang saya buat agar kendala tersebut tidak menjadi masalah. Saya tidak tahu apa yang ada di benak pembuat komponen ini, apa menganggap masalah saya adalah masalah sepele atau lainnya. Akhirnya saya pun tidak mau berkutat terhadap respon si pembuat ocx tersebut, toh saya sampai saat ini bisa mengatasinya. Yang saya sesalkan adalah pelayanan after sales yang tidak dia perhatikan, beliau merespon cukup baik ketika saya akan membeli komponen tersebut, setelah itu sama sekali tidak merespon. Saya tidak tahu alasan beliau, yang jelas saya tidak akan membeli komponen buatan beliau lagi, bukan masalah bagus atau tidak bagus, tetapi masalah pelayanan after sales yang mengecewakan.

Mungkin kejadian yang saya alami di atas bisa menjadi pelajaran bagi rekan rekan, bahwa  pelayanan after sales sangat penting untuk keuntungan jangka panjang bukan keuntungan sesaat. Jika ada teman bertanya untuk komponen tersebut, tentu saya tidak merekomendasikan vendor / orang tersebut karena kurang profesional. Salah satu ide after sales yang bisa menjadi contoh adalah Genius Bar dari Apple. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

gambar diambil dari sini

Labels: , , ,