The Way Of Life: September 2018
Google

Saturday, September 29, 2018

Akankah Facebook bernasib sama seperti Yahoo?


Kemarin saya baru saja menghapus aplikasi Facebook dari iPhone lawas saya ( iPhone 4s), karena iPhone saya mulai lemot, dan Facebook app  memakai space hampir 500 Mb sendiri di iPhone saya. Ngomong - ngomong mengenai menghapus facebook app dari smartphone, mungkin tidak hanya saya saja yang melakukannya. Saat ini facebook mulai "kehilangan kepercayaan" karena terkait skandal mengenai penyalahgunaan data pengguna facebook ( baca : Skandal Cambrige Analytica ). Jika Yahoo pernah dihack , Facebook malah sebaliknya yaitu "memberikan" data penggunanya ke pihak lain. Dan terakhir hengkangnya para pendiri Whatsapp yang kita tahu Whatsapp sudah dibeli facebook dengan harga yang sangat fantastis. Pendiri Whatsapp tidak setuju dengan kebijakan facebook mengenai pengabungan data pengguna Whatsapp dan Facebook. Saya sendiri mengalami, ketika ada daftar kontak teman di Whatsapp yang belum menjadi teman di Facebook, otomatis akan muncul rekomendasi teman pada halaman facebook. Ini artinya data pengguna Facebook dan Whatsapp "dihubungkan" melalui nomor telepon. Bagi saya itu tidak masalah sepanjang tidak otomatis jadi teman, hanya saat ini masalah terbesar facebook ada pada privacy data pengguna, jika facebook tidak bisa menjaga (lagi) hal tersebut, hampir dipastikan facebook akan gulung tikar dan tinggal sejarah seperti Yahoo! Dan tidak hanya Facebook, Whatsapp juga akan terkena imbasnya juga. Logikanya jika anda pemilik Facebook dan Whatsapp, tentu saja anda akan gatal mengoprek data pengguna untuk mendatangkan profit lebih banyak lagi. Memang suatu saat Facebook dan Whatspp akan digantikan oleh yang lain, tetapi apakah secepat ini? Tulisan ini bukan untuk meramal nasib Facebook, tetapi untuk peringatan bagi Facebook. Semoga Facebook segera berbenah.

related links :


Labels: , ,