The Way Of Life: July 2007
Google

Tuesday, July 31, 2007

Masterpiece

Film Terminator 2 yang disutradarai oleh James Cameron, merupakan film terbaik dari 3 Seri Terminator. Bahkan komentator di media massa pernah menulis, Terminator 2 dibuat terlalu bagus, sehingga seri berikutnya susah untuk melebihinya. Spesial efek yang dibuat pada film Terminator 2 sampai saat ini pun masih ‘terasa’ canggih dan orisinil. Dan lagi sentuhan maestro James Cameron yang membuat film Terminator 2 lebih hidup dan menjadi box office di jamannya. Terminator 2 merupakan masterpice dari seri Terminator. Terminator 3 yang paling baru pun ceritanya hambar dan meskipun efeknya lebih canggih akan tetapi kurang orisinil. Dan yang paling penting Terminator 3 tidak lagi disutradarai oleh James Cameron, salah satu sebab yang membuat nyawa film tersebut hambar.

Di dalam dunia software juga terdapat banyak masterpiece, contoh paling dekat adalah sistem operasi Microsoft Windows 95 buatan Microsoft, sistem operasi ini begitu fenomenal karena ‘melompat’ dari GUI windows 3.1 yang old fashion menjadi tampilan yang jauh lebih bagus pada saat itu bernama Microsoft Windows 95. Dan sampai saat ini pun, Microsoft Windows Vista tampilan dasarnya tidak jauh dari Windows 95 dan tidak melompati jaman seperti dari Windows 3.1 ke Windows 95. Tombol Start yang khas dari Windows 95 masih menempel pada Microsoft Windows Vista hanya berubah tampilan saja. Windows 95 merupakan masterpiece dari Microsoft.

Sebuah Masterpiece biasanya akan diulang oleh produsen akan tetapi tidak sefenomenal seperti masterpiece pertama.

* gambar dari : www.flickr.com

Labels: ,

Thursday, July 26, 2007

CD Driver Motherboard

Kerusakan PC kadang bisa terjadi sewaktu - waktu, entah karena masalah hardware ataupun software. PC modern saat ini pada saat pembelian selalu disertai dengan CD Driver untuk Motherboard. Terkadang user ceroboh menaruh CD Driver Motherboard tersebut, karena dianggap tidak penting. Padahal jika terjadi kerusakan, CD Driver tersebut sangatlah diperlukan. Salah satu solusinya adalah mencari melalui internet yaitu googling, atau user bisa langsung mendowload pada site - site vendor motherboard tersebut. Anda bisa langsung mengunjungi website vendor - vendor tersebut antara lain ( ASUS, ASROCK, QDI, JETWAY, SOYO, SAPPHIRE, TYAN, MSI, FOXCONN, PCCHIPS, AOPEN, ECS, DFI, GIGABYTE, ABIT, INTEL, dsb). Merk ini antara lain yang beredar di Indonesia, jika ada yang lain mohon, saya dikonfirmasi agar saya bisa menambah link-nya.

Berikut ini saya kumpulkan alamat - alamat website download untuk vendor - vendor motherboard tersebut. Semoga membantu anda sekalian.

links : Motherboard Driver Download

links : Driver Notebook Download
  1. Samsung
  2. Apple
  3. Acer
  4. LG
  5. Sony
  6. Toshiba
  7. Gateway
  8. IBM, Lenovo dan Thinkpad
  9. DELL
  10. BenQ
  11. Asus
  12. Epson
  13. HP

gambar dari : www.flikcr.com

Labels: , ,

Wednesday, July 25, 2007

Hospitality


Hospitality refers to the relationship process between a guest and a host, and it also refers to the act or practice of being hospitable, that is, the reception and entertainment of guests, visitors, or strangers, with liberality and goodwill. Hospitality frequently refers to the hospitality industry jobs for hotels, restaurants, casinos, catering, resorts, clubs and any other service position that deals with tourists.

Itu petikan arti dari kata hospitality yang saya kutip dari Wikipedia, mungkin perlu ditambahkan lagi bahwa hospitality juga perlu diterapkan di rumah sakit juga. Pernah saya menemui di suatu rumah sakit pada bagian pendaftaran pasien, seorang gadis galaknya minta ampun. Pasien yang sedang sakit misalnya tidak membawa kartu berobat, dia pasti marah. Dan kata – katanya tidak enak di telinga. Hal ini bisa menjadi pelajaran untuk rumah sakit lain, jika memilih staff untuk bagian Front Liner usahakan yang lembut, dan tutur katanya halus serta capable tentu saja. Sebab dari bagian pendaftaran saja pasien sudah merasakan hospitality sebuah rumah sakit, dia akan merasa nyaman berobat. Ingat perkembangan jaman, rumah sakit terus tumbuh di sekitar rumah sakit anda. Persaingan semakin ketat, jika tidak dipersiapkan dari sekarang kapan lagi. Staff pendaftaran pasien yang ramah, baik hati, lembut sudah pasti pasien dengan senang hati berobat ke rumah sakit anda. Juga tidak hanya pelayanan di depan, setelah di dalam pun pasien seharusnya merasakan keramahan, sehingga pasien yang dirawat menjadi lebih cepat sembuh. Rumah sakit anda akan mendapatkan promosi gratis dari mulut ke mulut, yang jauh lebih efektif daripada anda mengiklankan di koran atau di media massa yang lain.

gambar dari : www.flickr.com

Labels:

Keberhasilan Implementasi TI

Ada banyak hal mengenai unsur keberhasilan sebuah Implementasi TI atau Teknologi Informasi, khususnya di Indonesia saat ini. Berikut adalah hal-hal yang biasanya menjadikan sebuah implementasi TI gagal di lapangan, di atas kertas orang bisa menulis segala sesuatu yang ideal. Akan di tetapi di lapangan kadang berbeda, di bawah ini adalah hal - hal yang sering menjadikan sebuah implementasi gagal dijalankan di lapangngan, sebuah investasi dalam bentuk implementasi TI, bukanlah suatu hal yang murah. Oleh karena itu harus direncanakan dengan matang :
  1. Kurangnya komitmen dari salah satu pihak ( vendor dan si pemakai aplikasi ), jadi suatu implementasi TI bisa berhasil jika kedua belah pihak mempunyai komitmen yang kuat untuk menjalakan implementasi TI.
  2. Tidak adanya rencana implementasi yang jelas, sehingga implementasi berjalan lambat dan sangat lama serta tidak terstruktur. Hal ini menyebabkan user bosan dan bagi vendor cost-nya menjadi semakin tinggi.
  3. Efek suatu implementasi TI di suatu lokasi adalah adanya suatu perubahan cara kerja, jika ada pihak – pihak yang menolak perubahan tentu akan memperlambat atau mengagalkan suatu implementasi TI. Jangan salah, perubahan tersebut juga salah satunya transparansi sistem (misal di rumah sakit : sistem pembagian jasa medis, sistem pentarifan tindakan medis) dalam batas – batas tertentu yang bagi sebagian orang adalah suatu hal yang tidak boleh berubah.
  4. Kondisi yang belum siap untuk pemasangan solusi TI, misal sebuah instansi belum saatnya dijalankan sebuah implementasi TI. Misal sebuah lokasi implementasi yang baru saja terkena gempa, tentu saja di lokasi tersebut harus membenahi dahulu sarana dan prasana fisik, kemudian membenahi sistem kerja manual dahulu. Jadi jangan terburu – buru untuk memasang sebuah aplikasi untuk diimplementasikan.
  5. Kendala non teknis, kendala terbesar sebuah implementasi TI adalah kendala non teknis, ini dikarenakan ‘bawaan lahir’. Software dan Hardware jika terjadi masalah dapat diperbaiki dengan jelas, jika aplikasi error diperbaiki ulang untuk hardware jika rusak diganti. Akan tetapi pada manusia atau SDM itu jauh lebih kompleks, dan masing – masing mempunyai kepentingan berbeda. Ini sebabnya diperlukan komitmen dari seluruh lapisan di sebuah instansi, jadi diperoleh satu suara.
  6. Aplikasi tidak dapat mengakomodir kebutuhan user, akhirnya aplikasi tidak bisa dipakai.
  7. Performance aplikasi lambat sehingga user malas memakainya, mungkin aplikasi sudah bisa mengakomodir kebutuhan user, akan tetapi lambat prosesnya. Hal ini bisa dikarenakan beberapa hal, yang pertama hardware yang dipakai spesifikasinya terlalu rendah, desain program dan rancangan database tidak optimal, sistem cabling yang kurang sempurna, virus dan masih banyak lagi.
  8. Blue Print sistem yang tidak jelas, sehingga yang terjadi tambal sulam sistem.
  9. Dan masih banyak lagi faktor – faktor lain, jadi untuk menjadikan sebuah implementasi TI yang berhasil berarti kebalikan dari point 1 sampai dengan 8.

* gambar dari : www.flickr.com

Labels: , ,

Sunday, July 22, 2007

Waktu untuk Keluarga


Di sebuah lokasi implementasi, ada seorang ibu di bagian keuangan yang waktunya habis untuk merekap pendapatan rumah sakit setiap hari. Dia harus merekap laporan pendapatan dari kasir front office, kemudian menulis ulang hal yang sama di lembar kertas yang lain, lalu menghitung pendapatan yang harus disetor ke Pemda dan pendapatan jasa dokter. Hal ini dia lakukan setiap hari selama bertahun – tahun dan tidak ada pegawai lain yang mau menempati posisinya karena…cape deh!! Waktu yang seharusnya dia luangkan untuk anak – anaknya dan suaminya akhirnya habis di kantor. Dan meskipun ada, energi dan pikirannya sudah habis untuk melakukan pekerjaannya membosankan tersebut. Dia memang tidak sendiri akan tetapi jumlah data yang harus direkap dan SDM yang ada tidak memadai. Akhirnya sejak adanya pemasangan SIMRS baru dia bisa tersenyum, waktunya tidak habis untuk menghitung angka – angka. Laporan dari kasir sudah tercetak sesuai dengan yang dia harapkan, dia hanya mengecek melalui beberapa klik pada aplikasi SIMRS di komputer desktop di ruangannya, karena memang datanya terintegrasi dengan Front Office. Dan waktu yang diperlukan jauh lebih cepat dan singkat. Dia sekarang dapat meluangkan waktunya lebih banyak untuk keluarganya. Itu merupakan salah satu sisi saja dari adanya SIMRS, sebenarnya ada banyak sisi yang lain yang terbantu. Mempunyai waktu untuk keluarga merupakan kebahagian tersendiri bagi sebuah keluarga.

*gambar dari : http://www.flickr.com

Labels: , ,

Apakah SIMRS yang baru lebih baik ?

Tidak semua Rumah Sakit yang mengimplementasikan SIMRS baru, adalah seorang newbie, kadang sebelumnya mereka juga sudah mempunyai SIMRS yang lama. Sekarang yang menjadi pertanyaan, apakah SIMRS yang lama sudah saatnya diganti? Apakah harus mencari SIMRS terbaik? Apakah SIMRS yang baru pasti lebih baik dengan yang lama? Jawabannya bisa ya dan bisa tidak? Jika SIMRS lama didesain dengan sangat baik, dan sampai saat ini tidak ada masalah serta bisa mengakomodir segala persoalan yang muncul. Jelas anda belum waktunya membeli SIMRS yang baru. Akan tetapi jika SIMRS lama anda sudah mulai ngadat en tidak bisa mengakomodir masalah - masalah yang muncul, nah berarti perlu dipersiapkan kelahiran 'adik baru' dari SIMRS yang lama. Kebanyakan SIMRS lama tidak bisa dipakai lagi ada beberapa hal, a.l :
  1. Tidak bisa dikembangkan lagi, entah vendornya sudah bubar, atau memang teknologinya sudah terlalu lama.
  2. Tidak bisa mengikuti perkembangan hardware dan software yang sekarang berjalan.
  3. Terlalu banyak bugs dan masalah yang berulang, sehingga user malas memakainya.
  4. Susah cara pengoperasiannya.
  5. Reporting dari aplikasi tidak bisa dipakai sebagai laporan.
  6. Tidak terintegrasi antar modul.
  7. Dan masih banyak lagi
Di sini saya mempunyai contoh video yang menarik tentang supercar lama yang larinya lebih cepat dari supercar baru karena didesain dengan baik, mungkin tidak ada hubungannya dengan SIMRS, setidaknya anda mempunyai gambaran, bahwa tidak selamanya yang baru lebih baik. Are u ready? Untuk di indonesia harus sabar loadingnya, durasinya 9 menitan, fasten ur seatbelt!!!

Labels: , ,

Friday, July 20, 2007

Tips memilih server untuk database server

Berikut beberapa tips yang semoga bisa membantu untuk memilih server yang digunakan sebagai database server :

  1. Pilih vendor server yang mempunyai layanan servis yang baik, dan juga tempatnya dekat dengan lokasi anda.
  2. Sesuaikan dengan budget anda, jika tidak mampu memilih server branded, bisa juga dengan server rakitan, tetapi usahakan branded karena kualitas hardwarenya lebih bagus.
  3. UPS harus dianggarkan dalam pembelian server, karena server akan digunakan 7 X 24 jam nonstop yang artinya tidak boleh tidur zzzzzz....
  4. Tempatkan dalam ruangan khusus yang terkunci dan ber-AC.
  5. Perhitungkan juga perkembangan data per hari, sehingga anda dapat memilih kapasitas harddisk yang sesuai.
  6. Perkirakan juga server dapat digunakan dalam waktu lebih dari 5 tahun dengan parameter perkembangan data dan jumlah client yang akan dilayani. Sehingga dalam jangka waktu tersebut investasi yang anda tanam sudah kembali.
  7. Cari artikel sebanyak - banyaknya tentang seri server yang akan anda beli melalui internet mapun media masa, dan juga dukungan update driver softwarenya di internet.
article : Best Server Choice

Labels: ,

Thursday, July 19, 2007

Trust

Ada sebuah cerita, cerita ini saya dapat dari seseorang hanya saya lupa namanya, soalnya sudah lama sekali.Alkisah seorang pemain akrobat yang jago berjalan di atas tali, dia mengunakan sebuah tongkat panjang sebagai penyeimbang agar dia bisa berjalan dengan stabil di atas tali. Suatu saat dia mengadakan pertunjukkan di sebuah jurang yang dalam di sebuah pegunungan, dia akan berjalan di atas tali yang terbentang sepanjang jurang itu dan disaksikan oleh ribuan penonton. Akhirnya di mulai berjalan diatas tali dengan dibantu dengan sebuah tongkat yang panjang sebagai penyeimbang. Akhirnya dia bisa melewati jurang tersebut dengan selamat, kemudian dia berjalan balik lagi ke tempat semula melewati tali itu juga . Ribuan orang bersorak, kemudian dia menunjuk sebuah drum kosong. Dia mengatakan, “ Saya akan membawa drum kosong ini menyeberangi jurang dengan berjalan di atas tali, apakah kalian percaya saya mampu melakukannya?”. Para penonton bersorak serentak ,” Kami Percaya!!”. Lalu sang pemain akrobat tersebut bertanya lagi, “ Jika kalian percaya saya mampu, tolong salah satu di antara kalian maju kedepan, dan masuk ke dalam drum ini, dan saya akan membawa anda menyeberangi jurang ini!”. Semua penonton terdiam…tidak ada yang berani maju ke depan. Akhirnya ada seorang anak kecil perempuan maju ke depan dia mengatakan, “ Saya bersedia !”. Para penonton dengan hati berdebar – debar menyaksikan anak kecil tersebut masuk ke drum yang kosong tersebut dan kemudian diangkat oleh sang pemain akrobat, lalu sang pemain akrobat tersebut mulai berjalan dengan membawa drum tersebut, dan tanpa menggunakan tongkat panjang sebagai penyeimbang. Dengan hati – hati pemain akrobat tersebut berjalan di atas tali, ribuan penonton menyaksikan dengan hati yang berdebar – debar. Akhirnya pemain akrobat tersebut mampu membawa drum berisi anak perempuan tersebut, setelah anak kecil tersebut keluar. Sang pemain akrobat berkata kepada anak kecil tadi, “ Terima Kasih ya nak, dari ribuan orang ini, hanya engkau yang percaya kepadaku”.

Unsur kepercayaan dalam menjalankan SIMRS juga diperlukan, karena jika tidak unsur percaya tidak mungkin user akan mau menjalankan SIMRS. Mereka akan menggunakan sistem manual yang mereka percaya bertahun – tahun. Sehingga hasilnya pun sama, akan lambat dan kurang akurat. Ada juga ketakutan kegiatan mereka akan komputer rusak, dan ketakutan kehilangan pekerjaan karena pekerjaan rutin mereka akan digantikan oleh makhluk kotak bernama komputer. Nah unsur kepercayaan ini harus kita bangkitkan juga di setiap hati masing – masing personil di rumah sakit. Memang sistem manual tidak bisa ditinggalkan seratus persen, setidaknya dengan adanya SIMRS, rumah sakit akan lebih cepat dalam melayani pasien.

* gambar dari : http://www.flickr.com

Labels: , ,

Sunday, July 15, 2007

Blue Print

Salah satu layanan yang menarik, dari Google adalah, aplikasi Google Earth. Dengan aplikasi tersebut kita bisa melihat belahan negara lain dari sudut pandang satelit. Ada sesuatu yang menarik disini, jika kita melihat negeri kita sendiri, ambil contoh kota Jakarta, yang merupakan Ibu kota negara tercinta ini dibandingkan dengan kota Kuala Lumpur, ternyata tata kotanya lebih rapi. Jika kita bandingkan ke Jepang, wah seperti kota mainan, tata letaknya rapi sekali, apalagi negara Jerman, wah semakin jauh deh. dari Gambaran tersebut terlihat, mana negara yang memang dari awal mendesain tata letak kotanya dengan jelas, sehingga segala pembangunan di masa depan tidak akan melenceng dari blueprint yang sudah disepakati. Demikian pula dalam membangun sistem SIMRS, harus ada blueprint yang jelas, sehingga tidak terjadi tambal sulam. Kelemahan beberapa aplikasi SIMRS adalah tidak terintegrasinya modul Front Office dengan modul Back Office, hasilnya pada modul Front Office akan terjadi tambal sulam. Hal ini mengakibatkan penggunaan aplikasi yang tidak konsisten. Seharusnya dari awal dibuat sebuah blueprint yang jelas, dari depan sampai akhir. Sehingga jika ada pengembangan yang baru pun, tidak membongkar 'pondasi' dari sistem yang sudah ada. Sama seperti pembangunan tata kota sebuah kota, jika ada awal ada aturan yang jelas, blueprint yang jelas maka pembangunan akan lebih terarah. Hasilnya pun akan lebih maksimal.

Labels: ,

iPhone Follower

Setidaknya tidak kurang ada 2 atau lebih produk yang mirip dengan gadget terbaru produksi Apple Corp yaitu IPhone. Sebagai pemimpin pasar, tentu saja Apple tidak bergeming dengan produk - produk yang mengikuti desain iPhone. Produk follower tersebut bermain di sisi harga tentu saja. Jika harga sama, tentu saja konsumen akan memilih iPhone dengan mata tertutup. Hal ini malah menyebabkan popularitas iPhone semakin memuncak. Sama seperti harga sebuah aplikasi, kadang user ingin memperoleh harga yang murah saja, akan tetapi kualitas dikurangi tidak diharamkan. Harga menjadi unsur yang sensitif disini, beda 1 juta saja mungkin konsumen akan memilih aplikasi yang lebih murah, padahal kualitasnya akan jauh berbeda.

Pernah ada seorang konsumen memberi tahu saya, ada vendor software lain yang menawarkan SIMRS dengan harga lebih murah dan semua modul lengkap. Saya menanggapi, silakan saja, jika ada vendor yang lebih baik dan bisa mengakomodir kebutuhan rumah sakit, go ahead. Rumah Sakit adalah pihak yang mempunyai hak untuk memilih mana yang terbaik, tidak bisa dipaksa untuk memilih vendor tertentu. Jika kebutuhan rumah sakit terakomodir lebih baik, tentu saja rumah sakit yang diuntungkan. Banyak sekali pilihan saat ini, konsumen adalah raja. Jika ada produk yang lebih baik dan harganya lebih murah kenapa tidak. Yang penting teliti dan berhati - hati.

* gambar dari http://blogs.guardian.co.uk & http://www.techchee.com

Labels: , , ,

iPhone Phenomenon

Is nice to see a lot of feature on iPhone, iPhone created by Apple Corp as new gadget which lead market. Everytime Apple Corp released new product, their product like jump the era, and there is no product as unique as product of Apple Corp. Their Product always lead market, and its it burst the market. One who very having an effect on at the opposite of product - product of Apple is Steve Jobs Co-Founder of Apple Corp

Steve Jobs have been dismissed from Apple Corp, the company which he build. Will very hearting once to a Steve Jobs, however him continue to struggle, making NEXT operating system, later;then make Pixar Corp, first animation company world. And finally re-trusted to Apple Corp. Its second arrival awaken Apple Corp from ‘death’ .He love Apple Corp so much, that is why he can created masterpiece product on Apple Corporation.

A Good Hospital Management Information System application also born from someone love at its work, they work with heart, not with condition of stress. Its result will far differ, you earn to feel by yourself application which is easy to be operated, stabilize which born from someone hand loving its jobs.

See http://www.apple.com/iphone/

* picture from : www.uk.gizmodo.com

Labels: ,