The Way Of Life: Titik Balik
Google

Friday, August 09, 2013

Titik Balik


Terkadang ada sebuah moment dimana orang menjadi lebih baik, baik itu dari segi external misalnya ketenaran, kekayaan atau dari segi internal misal menjadi pribadi yang lebih baik. Kali ini saya mempunyai cerita nyata yang saya dapatkan dari dari seorang bapak. Perkenalan dengan bapak ini dikarenakan beliau bekerja sebagai sopir panggilan yang disewa kantor, dan kebetulan ada perjalanan dinas keluar kota, maka kantor kami menyewa sebuah mobil dan si bapak ini yang menjadi sopirnya. Dan karena saya duduk di depan yaitu di sebelah sopir yang tidak lain adalah bapak ini, otomatis saya menemani beliau ngobrol agar tidak ngantuk sepanjang perjalanan.
Akhirnya beliau menceritakan perjalanan hidupnya. Dahulu sebelum menjadi sopir dan sekarang dia bersama istrinya membuka warung di rumahnya, beliau adalah seorang bandar togel dan mesin judi ding dong. Karena kehidupan yang keras dan pastinya bersentuhan dengan para preman. Dia merasa perlu mempersenjatai dirinya dengan berbagai ilmu kanuragan. Ilmu pertama dia memperoleh dari orang pintar yang mempersenjatai dirinya dengan pukulan maut. Orang pintar tersebut menggunakan bandul ( alat pemberat untuk timbangan dari kuningan ) untuk di"lekatkan" di tangan kanan-nya. Saya lupa ukuran berapa kilo bandul tersebut. Kata beliau orang pintar tersebut meremas bandul tersebut layaknya adonan jenang ( makanan khas dari Jawa, terbuat dari kelapa). Kemudian orang pintar memasangkan-nya di tangan kanan bapak tersebut."Piye wes penak durung?"( Gimana dah enak belum?) tanya orang pintar tersebut ke si bapak. Jadi orang pintar tersebut "melekatkan" bandul tersebut layaknya penjahit yang mengepaskan baju ke si bapak ini. Ketika ada yang kurang pas atau kurang nyaman orang pintar ini akan mengkalibrasi bandul yang sudah berbentuk "jenang" ini agar nyaman. Fungsi memasang bandul ini adalah agar si bapak ini ketika memukul orang bobotnya seperti pukulan Mike Tyson, jadi sekali pukul minimal masuk UGD. Ketika terpasang jangan harap orang seperti kita (yang tidak peka terhadap energi supranatural) bisa melihatnya, karena bandul tersebut sudah diubah energinya dan masuk ke dimensi lain. Hanya orang yang memang punya bakat, atau mempunyai kelebihan dalam bidang supranatural yang bisa melihatnya. Hal ini sangat menarik, di kala orang Barat membuat teori tentang menembus ruang dan waktu, orang orang kita sudah mempraktekannya.
Ilmu "Tapak Sakti" sudah terpasang, bagaimana jika si bapak ini kena bogem mentah duluan, akhirnya dia pun harus melengkapi dirinya dengan ilmu kebal. Ilmu kebal ini dia peroleh dari guru yang lain, ilmu kebal yang dia dapat, tersimpan dalam jimat yang berbentuk cemeti kecil, yang diambil dari sebuah sungai. Cemeti kecil inilah yang membuat dia kebal, jadi lengkap sudah ilmunya. Ketika kena bogem tidak apa apa tapi ketika memukul lawan langsung masuk UGD.
Akhirnya namanya semakin berkibar dan semakin ditakuti di antara para preman karena tidak ada yang pernah menang melawan si bapak ini. Dari perkelahian yang satu ke perkelahian lainnya, akhirnya suatu saat ketika dia meng-KO seorang pemuda, tentu saja pemuda ini langsung masuk rumah sakit kena bogem mentahnya. Suatu pagi datangnya seorang ibu tua ke rumahnya, si ibu tua ini menggunakan sepeda tua, ternyata si ibu tua ini adalah ibu dari pemuda yang di-KOnya. Si ibu ini menangis karena tidak punya uang untuk membayar biaya perawatan anaknya yang saat ini koma di rumah sakit. Kedatangan si ibu tua inilah yang membuat pukulan telak bagi si bapak ini. Dia menangis dalam hati "Kenapa aku jadi orang yang bisa sejahat ini?". Dari moment itulah akhirnya si bapak ini membuang seluruh ilmunya, meninggalkan gelimang harta dari bisnis ilegalnya dan akhirnya memulai kehidupan barunya. Membuka warung nasi di rumahnya dan menjadi supir serta menjalani kehidupan normal. Kisah nyata di atas merupakaan titik balik kehidupan dari si bapak ini, dan semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Semoga bermanfaat.

gambar diambil dari sini

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

<< Home