The Way Of Life: The Specialist
Google

Monday, August 20, 2012

The Specialist


Hari raya Idul Fitri selalu membuat orang dari Ibu kota mudik ke daerah masing - masing. Hal ini membuat kemacetan yang cukup parah di jalur Pantura. Setiap stasiun televisi pun menyiarkan laporan kemacetan dengan gaya masing masing, salah satunya adalah tampilan pandangan dari udara atau istilah kerennya Aerial View. Aerial View ini biasanya menggunakan sebuah heli remote control yang dipasangi kamera yang dihubungan dengan peralatan mereka untuk disiarkan secara live. Yang menarik disini setiap stasiun lokal memiliki tipe heli RC yang berbeda. Ada yang memodifikasi dari heli rc kemudian dipasang kamera , ada juga yang mempunyai quadcopter yang khusus untuk Aerial Video. Salah satu perbedaan tampilan antara heli yang khusus dan heli modifikasi adalah kestabilan gambar dan kejernihan gambar. Tampilan yang dihasilkan oleh heli yang dimodifikasi sering terganggu oleh noise, yang mungkin dihasilkan oleh getaran mesin heli itu sendiri.
Ada sebuah perusahaan dari Jerman yang memproduksi heli rc yang khusus untuk berbagai keperluan pandangan udara / Aerial, yaitu Microdrones GmbH. Perusahaan ini memproduksi quadcopter yang memang khusu didesain untuk Aerial View, salah satunya adalah seri MD4-200, quadcopter ini memiliki 4 rotor dengan energi penggerak baterai. Salah satu keunikan dari quadcopter atau kita sebut saja microdrone ini adalah, ketika energy baterai pada microdrones tersebut hampir habis, maka microdrone tersebut akan mendarat secara otomatis mendekati orang yang mengendalikannya, hal ini berguna agar microdone ini bisa diganti baterainya untuk kemudian bisa terbang lagi. MD4-200 mempunyai 4 buah bilah penggerak yang berputar kearah kebalikan 2 bilah ke kiri dan 2 bilah ke kanan, hal ini untuk menjamin akan tidak spin. Microdone sekali terbang bisa mencapai lama terbang lebih dari 35 menit, kemudian harus landing kembali untuk diganti baterainya.
Keempat bilah penggeraknya bergerak tanpa gear, sehingga menghasilkan noise yang kecil, ini berbeda dengan heli RC biasa yang menggunakan banyak gear untuk menggerakan bilahnya. Microdrone ini juga dilengkapi fungsi GPS yang kemudian dihubungan dengan software untuk keperluan tertentu.
Kelebihan lain dari microdrone ini adalah tahan hujan dan debu, ini sangat berguna ketika kondisi cuaca yang tidak menentu. Juga microdrone ini diklaim gampang dioperasikan oleh 'pilot' yang baru sekalipun karena adanya AAHRS ( Attitude, Altitude and Heading Reference System ).
Semua kelebihan microdrone MD4-200 di atas, membawa kesimpulan bahwa sesuatu yang dibuat secara khusus untuk keperluan tertentu akan lebih baik dari yang tidak dibuat secara khusu. Demikian juga CD Player, Software, Mobil dan lain sebagainya.


gambar diambil dari sini

Labels: ,

0 Comments:

Post a Comment

<< Home